GAYUS TAMBUNAN TEWAS TABRAKAN JEUNG MOBIL

Sanggam alias (44) warga Jalan Gereja, Pematangsiantar tewas di tempat setelah sepeda motor Honda Vario yang dia kendarai bertabrakan. Gayus bertabrakan dengan mobil Isuzu double cabin yang dikemudikan CS Saragih warga Jalan Asahan, Pematangsiantar, Sabtu (6/2/2016) sekitar pukul 17.00 WIB.

Seorang saksi mata yang berada di lokasi kejadian di Tiga Dolok, Kabupaten Simalungun, Johannes, menjelaskan saat itu dia bersama temannya mengendarai sepeda motor Honda Beat warna merah BB 3060 BH menuju Parapat.
“Saat kejadian Honda Vario warna putih menyalip kami dari belakang. Di sebuah tikungan, tiba-tiba muncul mobil dari arah berlawanan dan langsung tabrakan,” terang Johannes, Sabtu sore.Tak lama setelah kejadian naas itu, petugas unit kecelakaan Polsek Tiga Balata tiba di lokasi kejadian untuk mengevakuasi Sanggam alias Gayus Tambunan yang memiliki tato di kedua tangannya. Jenazah Gayus dibawa ke ruangan forensik RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar, guna dilakukan visum.

Ieu rame Lurr.. (MIYABI TABRAKAN, NAHA BANYAK DIKOMEN URANG INDONESIA DI YOUTUBE?)

Seorang rekan korban, Lubis,  saat ditemui di ruangan forensik menuturkan Gayus sebenarnya mau pergi memancing ke Parapat. “Kami memang hobi mancing. Ada empat orang kami sering mancing bareng ke Parapat naik sepeda motor. Tadi dia (Gayus) mengajak juga mancing. Tapi sempat saya larang karena cuaca kurang bagus. Dia pun tadi pergi sendirian,” kata Lubis dengan mata berkaca-kaca.

Korban menurut Lubis merupakan pria lajang dan bekerja di pabrik sawmil. “Belum kawin dia. Orang tua sedang berada di Jakarta. Dia kerja di pabrik sawmil,” tukas Lubis. Kanit Laka Polres Simalungun, Aiptu R Situmorang menegaskan kecelakaan disebabkan sepeda motor terlalu memakan badan jalan sebelah kanan jalur kendaraan lain tanpa menghiraukan kendaraan yang datang dari arah berlawanan. “Kedua kendaraan sudah diamankan berikut sopir,” terangnya. (.id/BBS/Kompas.com)

[socialpoll id=”2322097″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.