DI KAMPUNG IEU PARA WANITA “SINGLE” DILARANG PUNYA PONSEL

“Kenapa wanita-wanita itu butuh handphone? Internet itu buang-buang waktu dan uang, khususnya bagi masyarakat kelas menengah seperti kami,” ungkap sang Kepala Kampung Devshi Vankar seperti dirilis Hindustan Times.

Sebuah kampung di memberlakukan larangan bagi para wanita ‘single’ dan perempuan di bawah umur untuk memiliki telepon selular.  Seperti diberitakan Upi.com, bagi setiap wanita yang kedapatan melanggar aturan ini, akan dikenakan denda sebesar kira-kira Rp 400.000. Lalu, bagi mereka yang berjasa melaporkan penggunaanhandphone oleh wanita lajang tersebut, akan mendapat hadiah uang sebesar Rp 40.000.

“Para wanita ini akan lebih baik menggunakan waktu mereka untuk belajar atau sesuatu yang lebih berguna, ketimbang bermain HP,” kata Vankar lagi.

Penduduk di kampung yang bernama Suraj itu pun disebut menyetujui aturan tersebut. Sebab, selama ini telepon selular diyakini menjadi pemicu maraknya anak-anak muda yang pergi dari rumah ataupun kabur dengan kekasihnya,

Kendati demikian, para wanita itu diperbolehkan menggunakan HP di rumah, dengan pengawasan dari orangtua. Namun, bagi wanita yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi, mereka diperbolehkan memakai HP di mana pun.

Ieu rame Lurr.. (HATI-HATI LUR, TERNYATA SERTIFIKAT DARI SMARTPHONE INI PALSU !)

“Mahasiswi adalah wanita yang sudah cukup dewasa untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Selain itu, mereka pun membutuhkan HP untuk kebutuhan pendidikan mereka, termasuk berhubungan dengan orangtua saat mereka harus sekolah di luar  kampung,” ujar Vankar seperti dikutipIndian Express.

Sementara itu, terkait pelarangan bagi wanita di bawah umur, Vankar mengatakan, peraturan ini justru melindungi mereka dari gangguan selama sekolah dan menjadi korban pelecehan dari kawan-kawan lelaki mereka melalui aplikasi messaging.

“Semua orang tahu, apa yang terjadi di dunia terkait mobilephone.Saat ini era Whatsapp, di mana banyak orang melakukan percakapan private mereka dengan layanan itu. Kami harus menyelamatkan para wanita muda itu,” kata dia. (.id/BBS/Kompas.com)

[socialpoll id=”2335540″]

[socialpoll id=”2334310″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.