DUCATI KOMENTARI PRILAKU BIKER MOGE DI INDONESIA | TAH KITU ATUH…

Sebagian masyarakat Indonesia menilai pengendara motor gede atau moge berperilaku arogan ketika di jalan. Mereka kerap memaksakan kehendak saat di jalan dan cenderung melaju dengan kecepatan tinggi yang membahayakan pengguna jalan lain.

Menanggapi hal tersebut, merasa prihatin. pun menilai tidak selayaknya pengendara moge berperilaku seperti itu.

“Mengendarai motor dengan kubikasi besar harusnya diiringi dengan perilaku berkendara yang baik, karena mereka akan dilihat dan dicontoh pengendara lain. Jalanan umum itu bukan sirkuit,” kata Event Manager Ducati Asia Stefano Campaci, pekan lalu.

Ieu rame Lurr.. (5 KESALAHAN PENUNGGANG “NEWBIE” MOGE | NAUN WAE TAHH..)

Stefano prihatin dengan perilaku biker moge tanah air. Ia mengingatkan bahwa penggunaan sepeda motor itu tidak bisa langsung digunakan oleh orang yang tidak pernah merasakan tahapan dalam menggunakan sepeda motor.

“Misalnya, mesin dengan kubikasi 1.000cc tidak bisa langsung digunakan oleh orang yang baru menggunakan kubikasi 250. Dia harus bertahap naik kelas, misalnya ke 400 cc lalu 600 cc, karena karakter tenaga dan handling ada peningkatan,” ucap Stefano.

Ditekankan Stefano, uang memang bisa membuat orang membeli sepeda motor tapi tidak dengan keselamatan. Karena itu, ia pun menegaskan perlunya pemahaman terhadap beragam jenis sepeda motor sebelum membeli dan menungganginya.

“Naik sepeda motor tidak sama dengan naik mobil, ia gampang jatuh. Sepeda motor juga memiliki karakter yang berbeda, kelas entry bike, kelas sport, supersport lalu superbike, belum lagi bicara jenis sepeda motor touring dan trail,” lanjut Stefano.

Terkait perilaku, Stefano kemudian menerangkan hal itu memerlukan kedewasaan seseorang ketika menunggangi moge. Ia berharap semakin banyak biker moge yang memberikan contoh berkendara yang baik, maka moge dan kelas sepeda motor lain pun akan berdampak baik.

Tanggungjawab Ducati

Ducati pun akan menyelenggarakan Ducati Riding Experience (DRE) di Indonesia tahun ini. Hal itu sebagai bagian dari tanggungjawab Ducati sebagai salah satu produsen sepeda motor besar di tanah air.

“Rencananya tidak akan lama lagi, dalam hitungan bulan,” lanjut Stefano yang juga penunggang Ducati ini.

Dalam DRE, pengendara akan dikenalkan teknik dasar mengendarai moge. Teknik dasar itu terkait cara berkendara hingga mengenali sepeda motor yang digunakan.

“Hal ini sangat substansial, karena beberapa pengendara merasa dirinya mampu mengendarai moge tapi tidak paham hal yang mendasar, akibatnya terjadi kecelakaan atau membahayakan orang lain,” ujar Stefano. (.id/Kompas.com)

 

[socialpoll id=”2326405″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.