BENTROKAN PKL JEUNG PULISI TERTIBKEUN PKL

Bentrokan pecah di distrik Mong Kok, , Selasa (9/2/2016) pagi, dalam sebuah operasi polisi untuk membersihkan warung-warung milik pedagang kaki lima (PKL) ilegal. Bentrokan melutus ketika saat para inspektur makanan dan kebersihan berusaha untuk memindahkan para pedagang agar menjauh dari persimpangan jalan utama pada Selasa dini hari.

Para pedagang yang marah kemudian melemparkan batu-bata dan benda-benda keras lainnya kepada polisi, yang menanggapi lemparan itu dengan tongkat dan semprotan merica.

Salah seorang pejabat senior Hongkong mengatakan, polisi telah melepaskan dua tembakan peringatan dan bahwa 44 orang, termasuk polisi, terluka dalam peristiwa itu. Pemerintah HongKong mengecam kekerasan tersebut. Otoritas setempat mengatakan “massa” sekitar ratusan orang.

Ieu rame Lurr.. (PKL DKI TEU SIEUN ISIS, TAPI SATPOL PP !! KATA YUSRIL !)

Pihak berwenang mengatakan, “Massa merusak mobil polisi dan properti publik, melakukan pembakaran, melemparkan batu-bata dan benda-benda lain kepada polisi yang terluka yang berada di lapangan, sehingga sangat membahayakan keselamatan petugas polisi dan orang-orang lain di lokasi.”

Pihak berwenang menjanjikan, mereka yang terlibat akan “ditangkap dan diseret ke pengadilan”.
Yau Siu-kei, yang menjabat sebagai komandan distrik Mong Kok, menyalahkan “unsur-unsur radikal” atas apa yang dia katakan sebagai kerusuhan itu.

“Karena banyak perusuh yang menyerang polisi dengan benda keras dan secara serius mengancam kehidupan mereka, tidak ada pilihan selain melindungi rekan-rekan,” katanya seperti dikutipSouth China Morning Post.

Dalam sebuah pernyataan, polisi mengatakan para pedagang mengabaikan peringatan untuk meninggalkan daerah itu. Tiga orang, berusia antara 27 hingga 35 tahun, telah ditangkap karena menyerang dan menghalangi petugas, kata pernyataan itu.

Bentrokan itu berlangsung hingga pagi hari. Itu merupakan kerusuhan terbesar di Hongkong sejak protes jalanan secara besar-besaran kaum pro-demokrasi tahun 2014. Hongkong sedang merayakan Tahun Baru , yang dimulai hari Senin. Libur umum terkait perayaan berlangsung selama tiga hari.

Para pedagang kaki lima menjual souvenir, makanan dan minuman umum di daerah itu sepanjang tahun, tetapi terutama selama Tahun Baru Imlek. (.id/BBS/Kompas.com)

[socialpoll id=”2322097″]

 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.