DAMPAK RASISME PHIL ANSELMO, PEMERINTAH PRANCIS TARIK PENDANAAN HELLFEST 2016

Senator Prancis, Bruno Retailleau telah meminta promotor Hellfest untuk menurunkan Down dari daftar penampil festival musim panas tahunan terbesar di sana tersebut. Alasannya, Down melalui vokalisnya Phil Anselmo telah menebarkan kebencian. Sebuah alasan sama yang digunakan FortaRock di Belanda saat membatalkan penampilan Down. Hal itu didasari atas aksi rasis Anselmo yang sempat terekam kamera tengah melakukan Salam Nazi dan meneriakkan “White Power” saat tampil di panggung Dimebash 2016.

 

1

 

Bruno sebelumnya sempat memberikan ultimatum kepada promotor Hellfest, Ben Barbaud. Pilihannya adalah Down dibatalkan tampil di Hellfest, atau Hellfest kehilangan dana subsidi sebesar 20.000 euro (sekitar Rp 306 juta) dari wilayah Pays de la Loire, wilayah yang dikelola Bruno Retailleau dan sekaligus menjadi lokasi digelarnya Hellfest. Retailleau mengatakan bahwa kotanya tidak akan mendukung tindakan apapun yang berkaitan dengan menghasut terkait kebencian rasial atau agama, demikian menurut Metal Injection.

Ieu rame Lurr.. (ADDIE MS: “IEU AKIBATNA BILA BANGSA TIDAK DIPERHALUS KU SENI JEUNG BUDAYA”)

Ternyata, secara mengejutkan, Hellfest menolak untuk mencoret Down dari daftar penampil dan bahkan justru mempromosikan Down bakal tampil di .  Ben Barbaud mengatakan, jika Retailleau benar seorang mitra dari festival ini dan menginginkan perubahan, hal yang seharusnya pertama kali dilakukan adalah menelpon dirinya, bukan malah menyebarkan hal ini ke pers.  Ben menambahkan bahwa senator ini hanya mencari-cari alasan.

“Biarkan mereka menyimpan dana bantuan sebesar 20,000 euro itu,” kata Ben. Hellfest akan digelar pada 17-19 Juni 2016 di Clisson, Prancis. Festival tahunan tersebut akan diisi dengan penampilan dari Rammstein, Black Sabbath, Twisted Sister, dan sebagainya. Down sendiri dijadwalkan akan tampil pada 18 Juni di Valley Stage. (.id/Rollingstone.co.id)

[socialpoll id=”2326477″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.