DINAMAI ARIL PITERPEN, BOCAH IEU MENTA GANTI NAMINA

Tidak ada yang berbeda dari bocah laki-laki yang lahir di Banyuwangi pada 16 Juni 2007 ini. Seperti kebanyakan teman seusianya, ia senang sekali bermain bola bersama dengan teman sekelasnya.

“Aku mau jadi pemain bola,” kata dia saat ditemui Kompas.com, Rabu (3/2/2016), di SDN 1 Kedungringin, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.

Namun, yang istimewa, siswa kelas II tersebut memiliki nama yang unik, yaitu Aril Piterpen.

Namanya mirip dengan nama penyanyi band Noah, Ariel, yang sebelumnya terkenal dengan band Peterpan.

Ia mengaku namanya diberi oleh ibunya. “Tetapi, kalau boleh, aku mau ganti nama soalnya sering diejek sama teman. ‘Aril… Aril…’ gitu katanya. Tetapi, aku belum ngomong ke ibu kalau mau ganti nama,” katanya sambil tertawa.

Menurut Aril, dia sudah pernah melihat Ariel menyanyi di televisi. “Aku lihat Ariel yang di televisi, ganteng, tetapi aku enggak mau jadi penyanyi. Maunya jadi pemain bola,” kata anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan Supiyat dan Wiji tersebut.

Sementara itu, Imam Mahrus, salah satu guru di SDN 1 Kedungringin, mengaku sempat menanyakan perihal nama .

Ieu rame Lurr.. (PEMUDA JERMAN DAKI PUNCAK PIRAMIDA GIZA NGAN 8 MENIT | WEWW.. TENJO PIDIONA)

Ibunya menjawab, saat dia akan melahirkan, Ariel dan bandnya Peterpan sedang manggung di Banyuwangi.

“‘Saya ngefans sama Ariel,’ gitu kata ibunya. Memang saat itu kan Ariel sama bandnya lagi terkenal-terkenalnya,” kata Imam.

“Saya juga kaget pas memeriksa buku induk dan menanyakan ke ibunya Aril, takut salah tulis. Ternyata, memang gitu namanya, termasuk ejaannya,” kata Imam.

Ejaan Aril memang ditulis dengan kata “Aril” dan bukan “Ariel” seperti ejaan yang dipakai penyanyi Nazril Irham (Ariel). Peterpan pun ditulis dengan ejaan “Piterpen”.

Sehari-hari, menurut Imam, Aril belajar dan bermain seperti teman-teman lainnya. “Ya, seperti pada umumnya anak-anak. Dia suka main bola dan memang suka guyon anaknya,” kata dia.

Menurut Imam, selain Aril Piterpen, sekolahnya juga pernah memiliki siswa yang bernama Iwan Fales yang lulus pada tahun 1996.

“Saya percaya kalau orangtua ngasih nama dengan banyak harapan baik untuk anak-anaknya, termasuk juga Aril. Semoga dia sukses, terkenal, dan berkarya seperti Ariel yang di Jakarta,” kata Imam. (.id/Kompas.com)

[socialpoll id=”2329145″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.