EDDUUNN.., BUNGA BANGKAI DIBALEDOGAN DI KEBUN RAYA CIBODAS

Bunga bangkai yang berjenis Amorphopallus Titanum korban penimpukan beberapa pengunjung di Kebun Raya (KRC), kini nasibnya mengenaskan. Beberapa bagiannya membusuk akibat luka dari lemparan beberapa oknum tersebut menjalar, membentuk belahan di beberapa bagian.

“Sekarang kita harus memotong bagian-bagian yang sudah membusuk, karena luka pelemparan itu membuat belahan dan menjalar ke atas ke bawah. Dugaan kita bunga ini saat itu berhasil dibuahi, sehingga harus kita amankan bibitnya, jangan sampe ikut membusuk,” ujar Destri, peneliti khusus di kawasan KRC saat ditemui KompasTravel di tempat kerjanya, Jumat (5/2/2016) siang..

Ia mengatakan pelemparan tersebut bukan hanya satu, tetapi tiga bahkan lebih. Total terdapat dua pohon yang menjadi korban, dengan jenis yang sama. Satu pohon belum mekar, namun terkena di bagianbraktea atau pelindung daun. Sehingga membuat braktea tersebut bolong.

Azis, salah satu pengunjung dari Bogor mengaku kesal terhadap tindakan oknum tidak bertanggung jawab tersebut. Pasalnya karena ulah mereka, kini ia hanya bisa melihat bunga langka yang telah terpotong-potong. “Kesal, kenapa bisa dilemparin, padahal itu tanaman langka yang dilindungi. Jadi saya batal lihat bunganya mekar, padahal jarang-jarang ke sini,” sesalnya.

Hal serupa juga terjadi di pohon bunga bangkai lain yang sedang akan mekar sempurna, yaitu bunga yang kini beberapa bagiannya membusuk. Terkena di bagian spadix atau tongkol bunga yang menjulang ke atas. Walaupun terkena di bagian tengahnya, luka belahan itu menjalar ke atas dan ke bawah, sehingga patah dan membusuk.

Destri juga menjelaskan, selain spadix, lemparan lain mengenai seludang atau pelindung berbentuk seperti mahkota cantik yang mengundang serangga datang. Bagian ini pun harus diamputasi karena bekas luka lemparan yang membusuk. Dikhawatirkan jika dibiarkan akan lembab dan terserang jamur.

Ieu rame Lurr.. (WAKTU TERBAIK MENENJO BUNGA BANGKAI RAKSASA DI BEKASI? | WEWW..)

“Di pohon satu ini yang akan mekar sempurna terkena dua lemparan, di bagian spadix tengah. Sama bagian seludang sebagai pelindung seperti mahkota. Keduanya harus dipotong, karena ini menjalar ke atas dan ke bawah. Bukan karena ditimpuk langsung potong tapi lukanya menjalar dengan cepat,” jelasnya sambil menunjukan belahan luka yang menjalar.

Bunga tersebut sedang dalam fase mekar sempurna, sampai sekitar beberapa hari lagi. Namun, kejadian itu membuatnya berhenti mekar, luka, hingga kelamaan patah dan kini membusuk.

“Bunga ini belum mekar secara sempurna, baru satu sampai dua hari mekar, sudah ditimpuk. Padahal bunga ini termasuk yang terbesar dari yang pernah tumbuh di sini. Mungkin kalau pertumbuhannya tidak terganggu akibat lemparan, tingginya bisa mencapai 3 sampai 3,5 meter,” ujarna.

Bunga tersebut termasuk salah satu yang terbesar dari semua yang pernah tumbuh di KRC. Berdiameter 122 centimeter dan memiliki tinggi 2,5 meter sebelum terkena lemparan. Peneliti memprediksi akan terus berkembang hingga dua sampai tiga hari lagi sampai mekar sempurna. Tingginya dapat mencapai 3 sampai 3,5 meter. (.id/BBS/Komaps.com)

[socialpoll id=”2322097″]

 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.