INDIA JEUNG RUSIA NYIEUN ATURAN KESELAMATAN FOTO SELFIE

Data menunjukkan, sejak tahun 2014, 49 orang telah dilaporkan tewas sebagai akibat dari beberapa macam kecelakaan yang melibatkan  atau memotret diri sendiri. Dan jumlah tersebut dinilai hanya sebagian kecil, karena tidak setiap kematian terkait selfie dilaporkan di media. Dari jumlah tersebut, 75 persen dialami oleh laki-laki usia 20an.

Untuk mengetahui jumlah kecelakaan serta kematian yang diakibatkan oleh kelalaian saat selfie, lembaga riset Priceonomics kini berusaha untuk mengumpulkan statistik tentang orang-orang yang kehilangan nyawa saat mengambil foto dirinya dengan kamera.

Tempat yang dinilai paling berbahaya untuk mengambil potret diri ialah tempat yang tinggi seperti bukit, gunung, atau gedung, serta selfie di dekat atau di dalam air.

Data mencatat, ada 16 orang meninggal akibat jatuh dari tebing atau gedung tinggi, sementara 14 tenggelam, saat mereka melakukan selfie. Berpose di samping kereta yang melaju telah menyebabkan 8 kematian.

Sebelumnya jumlah kematian akibat selfie, 40 persen dari total kejadian terjadi di India. Pemerintah India pun telah menyatakan 16 wilayah “no-selfie zone”, bahwa di daerah tersebut dilarang untuk berfoto selfie. Dan India ternyata bukan negara pertama yang mencoba untuk mengatasi masalah ini.

Rusia telah menciptakan kampanye yang berisi tentang bahaya selfie di tempat yang salah, serta melarang warganya untuk selfie di tebing, puncak gunung, atau dekat binatang liar, serta di tempat berbahaya lainnya.

Ieu rame Lurr.. (DI MANA SAJAH LOKASI SELFIE YANG PALING MEMATIKAN?)

Dengan kata lain, demi menekan angka kematian akibat selfie di tempat umum maupun tempat berbahaya, Rusia menjadi negara pertama yang merilis brosur tentang peraturan selfie.

“Kematian selfie terjadi akibat kecerobohan saat mengambil foto,” kata Morgan O’Rourke, seorang manajemen risiko profesional.

“Sehingga walau selfie tidak secara langsung membunuh Anda, seperti kecelakaan lainnya, Anda tetap harus berhati-hati, apakah lokasi foto mengancam keselamatan jiwa?”

Memang benar bahwa kecelakaan mobil atau pesawat jauh lebih mungkin untuk membunuh seseorang, ketimbang kecelakaan yang berhubungan dengan selfie, menurut analisis Daily Beast. Sehingga Anda tak perlu benar-benar berhenti selfie, hanya saja lakukan lebih hati-hati. (.id/BBS/Kompas.com)

[socialpoll id=”2332792″]

[socialpoll id=”2331656″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.