KEITH RICHARDS: “METALLICA JEUNG BLACK SABBATH ADALAH LELUCON HEBAT” | HMMM…

Setelah beberapa waktu lalu mengatakan album Sgt. Pepper’s Lonely Hearts Club Band milik The Beatles adalah sampah, gitaris band legendaris The Rolling Stones, kali ini melontarkan pernyataan bahwa dan hanyalah lelucon dan musik rap hanyalah musik yang ingin menunjukan betapa banyaknya orang-orang yang buta nada di luar sana.

Richards menyatakan hal tersebut saat diwawancarai oleh The New York Daily  beberapa waktu lalu. “Berjuta-juta orang mengaku jatuh cinta terhadap Metallica dan Black Sabbath. Saya rasa mereka hanya sekumpulan lelucon hebat,” ujar Richards.

Ieu rame Lurr.. (KEITH RICHARDS GITARIS ROLLING STONES | BOGA 9 NYAWA?)

Lalu, pria berusia 71 tahun tersebut menambahkan bahwa musik rap baginya tak lebih dari sebuah musik untuk menyatakan banyaknya orang yang buta nada di dunia ini. “Ada banyak kata-kata di dalam sebuh rap. Apa yang dilakukan di dalam sebuah rap hanya untuk memperlihatkan banyaknya orang-orang yang buta nada di luar sana,” lanjut Richards.

“Hal yang mereka butuhkan hanyalah irama drum dan seseorang yang berteriak, lalu semua akan berakhir bahagia. Ada pasar yang besar sekali bagi orang-orang yang tidak bisa menyampakaian sebuah nada pada satu sama lain seperti itu.”

Sementara itu, Richards yang mengaku frustrasi dengan lamanya The Rolling Stones absen dari studio, menyatakan dirinya sangat bersemangat untuk merilis sebuah album solo berjudul Crosseyed Heart  yang rencananya akan dirilis pada 18 September mendatang.

Album ini akan menjadi debut karya solonya setelah 23 tahun lalu. “Saya tidak pernah berpikir ingin membuat sebuah album solo. Saya selalu merasa ‘I’m a Stones man’. Tidak ada yang perlu pergi. Namun pada saat yang bersamaan, kami mengalami masa istirahat yang panjang dan akhirnya saya memutuskan untuk membuat sesuatu,” imbuh Richards. (.id/BBS/Rollingstone.co.id)

[socialpoll id=”2333349″]

[socialpoll id=”2332876″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.