KUNAUN BANDUNG DISEBUT KOTA KREATIF SA-DUNIA? AH NU BENER..

Salah satu indikator terpilihnya sebagai dunia diyakini berasal dari keberadaan masyarakat Bandung itu sendiri. Mereka dinilai menjadi pusat kreativitas yang ada di Bandung.

“Pertama begini unsur utamanya adalah karakter manusianya dan Bandung dari dulu dikenal sebagai pusat desain seni, fashion, baju, dan kreativitas komunitasnya sendiri sangat aktif,” jelas pengamat perkotaan Universitas Trisakti Jakarta, Yayat Supriatna, kepadaKompas.com, Selasa (8/2/2016) lalu.

Yayat kemudian mencontohkan komunitas “ Bandung yang melalui kreativitasnya mampu menimbulkan usaha ekonomi kreatif, misalnya sablon baju. Keguyuban komunitas-komunitas di Bandung, menurut Yayat mampu membangun kepedulian yang berujung pada pengaplikasian usaha ekonomi kreatif. Hal kedua adalah potensi masyarakat Bandung untuk lebih maju lagi, terutama di bidang ekonomi kreatif yang saat ini makin menjamur.

Ieu rame Lurr.. (8 KRITIK TAJAM KEUR KOTA BANDUNG | HMMM… CEUK SAHA TAH…)

Yayat mengatakan, jika potensi tersebut memunculkan optimisme masyarakat Bandung untuk tidak bekerja di kota lain, seperti Jakarta, itu merupakan satu hal positif. Masyarakat kota itu sudah bisa hidup tanpa perlu meninggalkan kotanya sendiri. Faktor berikutnya adalah kearifan lokal. Bandung merupakan menjadi sumber kreativitas, terutama masyarakatnya.

 

 

“Ketiga, saat ini kan tiap kecamatan di Bandung punya ekonomi kreatif sendiri, misalnya di Ujung Berung sebagai salah satu destinasi wisata punya usaha ekonomi kreatif sablon baju untuk oleh-oleh,” kata Yayat. Terakhir, Yayat mengatakan, Bandung memiliki bermacam sentra kuliner yang kaya. Setiap hari pusat-pusat makanan tersebut menyajikan hidangan baru dan unik.

Hal itu lantas menunjukkan kreativitas masyarakat Bandung tak terbatas pada satu bidang saja, melainkan semua lini usaha ekonomi kreatif. Karakteristik masyarakatnya yang kreatif dan kompak tersebut membuat Bandung juga dianggap sebagai salah satu kota paling ramah di Indonesia. “Beberapa kajian menyebutkan bahwa Bandung dan Yogyakarta sebagai dua kota paling humble di Indonesia. Ya, walaupun tata ruangnya sekarang agak semrawut,” kata Yayat. (Bobotoh.id/BBS/Kompas.com)

[socialpoll id=”2331687″]

[socialpoll id=”2330942″]

 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.