MUNGKIN KITU HIDUP NORMAL DENGAN SATU GINJAL?

Terungkapnya kasus transplantasi ilegal karena melibatkan jual beli organ menunjukkan masih lemahnya pengawasan dari pihak berwenang. Cangkok merupakan prosedur rumit dan juga penuh risiko. Kualifikasi utama sebagai pendonor (memberikan organ) adalah dalam kondisi sehat tanpa ada masalah kesehatan yang dapat memberi risiko komplikasi selama atau setelah pembedahan.

Menurut penjelasan dr Ari Fahrial Syam, Sp PD (K), proses pemeriksaan harus dilakukan komperhensif, bukan hanya fisik, melainkan juga psikis. “Terutama dilihat apakah seseorang yang akan mendonorkan ginjalnya tersebut benar-benar sehat, khususnya kesehatan ginjalnya,” kata dokter dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini.

Ieu rame Lurr.. (INNALILLAHI.. ANAK “PENJUAL GINJAL” IEU MENINGGAL DUNIA)
Operasi untuk memindahkan ginjal pendonor ke penerima saat ini juga bisa dilakukan lewat prosedur laparoskopi atau sayatan kecil di tubuh. Walau pendonor bisa tetap hidup normal setelah satu ginjalnya diangkat, menurut Ari, kondisi kesehatan wajib dijaga.

“Ada beberapa kondisi yang bisa memperburuk kondisi ginjal seseorang, yaitu jika sakit diabetes dengan kadar gula tidak terkontrol, hipertensi, asam urat tinggi, serta mengonsumsi obat dan suplemen tidak sesuai petunjuk dokter,” katanya.

Oleh karena itu, setelah mendonorkan ginjalnya, seseorang wajib menjaga gaya hidupnya, mulai dari menjaga pola makannya agar tidak sampai menderita diabetes atau tekanan darah tinggi. “Olahraga teratur dan mengontrol berat badan adalah upaya penting untuk menghindari kedua penyakit itu,” katanya.

Selain itu, yang tak kalah penting adalah menghindari infeksi saluran kencing yang berulang akibat sering menahan kencing dan kurang minum. “Pola hidup sehat untuk menjaga kesehatan ginjal ini bukan cuma bagi orang yang ginjalnya tinggal satu, melainkan juga untuk orang yang masih mempunyai dua ginjal,” katanya. (.id/BBS/Kompas.com)

[socialpoll id=”2328491″]

[socialpoll id=”2325717″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.