PAUS FRANSISKUS BERSERU KEPADA WARGA “KOTA KRIMINAL” DI MEKSIKO

Tercatat, tak kurang dari 600 wanita telah tewas dalam periode Januari 2014 hingga September 2015. Pemerintah setempat menyatakan wilayah itu sebagai kawasan berbahaya terkait kekerasan gender.

Terkait dengan kondisi itu, Paus Fransiskus mengajak rakyat untuk membangun negara yang bebas dari bayang-bayang kekerasan dan kematian.

Dalam perjalanannya di Meksiko, mengunjungi Kota Ecatepec yang berada di pinggiran Mexico City, Minggu (14/2/2016).

Selama ini, wilayah itu dikenal sebagai kawasan yang penuh dengan aksi penghilangan orang dan pembunuhan. Sehingga rakyatnya hidup dirundung ketakutan.

Kota Ecatepec terletak di negara bagian terpadat di Meksiko. Meski demikian, kota ini hanya ditinggali oleh 1,6 juta jiwa.  Deretan kasus penghilangan wanita, yang kemudian ditemukan tewas terjadi di kota ini.

“Mari jadikan wilayah ini menjadi tanah yang penuh dengan kesempatan dan harapan, sehingga tak perlu lagi warganya hijrah dari sini,” kata Paus.

“Tak perlu lagi ada ratap tangis dari mereka yang menjadi korban kekerasan dan tercekam ketakutan dalam bayang-banyak kematian,” sambungnya.

Terkait seruannya itu, Paus lalu mengajak umatnya hidup seturut dengan kehendak Kristus dan mengalahkan tiga pencobaan yang juga dialami Yesus yakni, kesombongan, kebanggaan, dan kekayaan.

“Saudara-saudara, janganlah kalian bersekutu dengan setan, kalian tidak akan pernah bisa lepas dari segala masalah ini, karena setan selalu mengalahkan kalian,” seru Paus.  “Hanya Firman Allah yang bisa mengalahkannya,” sambung Paus. (.id/BBS/Kompas.com)

[socialpoll id=”2332805″]
[socialpoll id=”2331656″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.