RATUSAN SINGA LAUT DITEMUKAN TAREWAS TERDAMPAR DI CHILE

Sekelompok peneliti menemukan lebih dari 100 singa laut yang tewas terdampar di tepi laut utara Chile. Ratusan bangkai hewan itu terbawa ke pantai sejak tiga bulan belakangan.

“Ini terjadi di sepanjang pesisir Chile dan kami juga menerima laporan bahwa hal serupa terjadi di Peru, tetangga kami di bagian utara. Kami dapat memperkirakan ada ratusan singa laut tewas terdampar di seluruh kawasan (Pasifik),” ujar seorang peneliti, Carlos Guerra-Correa, seperti dilansir CNN, Jumat (26/2).

Anjing laut di Amerika Selatan merupakan salah satu spesies yang pola kematiannya sedang diteliti di Semenanjung Mejilones, Antofagasta. Guerra-Correa mengatakan bahwa saat ini para peneliti sangat khawatir mengingat kebanyakan mamalia laut yang tewas itu masih berusia sangat muda, termasuk bayi.

“Beberapa mamalia tewas yang kami temukan bahkan masih ada tali pusarnya. Kami juga menemukan satu yang berplasenta,” ujar Guerra-Correa.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang mengontaminasi sumber makanan singa laut sehingga menyebabkan kematian.

Pertama, angin El Nino. Pola iklim di sepanjang daerah tropis Pasifik ini membawa air hangat ke pesisir Chile. Air hangat ini tidak memiliki nutrisi fitoplankton yang biasanya terkandung dalam air dingin.

Fitoplankton sangat penting karena merupakan makanan bagi sarden dan teri yang diburu oleh singa laut. Dengan kata lain, kata Guerra-Correa, singa laut mati kelaparan karena rantai makanannya terganggu.

Ieu rame Lurr.. (LUMBA-LUMBA LANGKA MATI GARA-GARA DIAJAK SELFIE)

“Kelaparan biasanya mempengaruhi singa laut betina di tahap akhir kehamilan. Bayi mereka akhirnya sekarat saat lahir atau gugur dalam kandungan,” kata Guerra-Correa.

Tak hanya singa laut, gelombang kematian juga mengancam paus di Chile. Badan Perikanan Nasional melaporkan temuan 70 kerangka paus di perairan Chile. Mereka juga menemukan dua bangkai binatang, kemungkinan paus, yang baru saja meninggal. (.id/CNNIndonesia.com)

 

[socialpoll id=”2336625″]

 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.