RITCHIE BLACKMORE DILARANG DATANG KA PELANTIKAN DEEP PURPLE DI ROCK AND ROLL HALL OF FAME

Gitaris kawakan asal Inggris, Blackmore, dilarang datang ke pelantikan Deep Purple di Rock and Roll Hall of Fame pada 8 April mendatang. Ia menyatakan bahwa manajer Deep Purple, Bruce Payne, melarangnya untuk hadir dalam pelantikan bekas bandnya sendiri. Unit hard rock legendaris yang mencuat di era ’70-an ini dikonfirmasikan bakal dilantik di Rock and Roll Hall of Fame pada tahun lalu.

Laman resmi Facebook Ritchie Blackmore pada pekan lalu menyatakan, “Ritchie diberikan kehormatan dengan diundang pada pelantikan Rock and Roll Hall of Fame. Ia sudah membahas tentang kemungkinannya hadir dalam acara tersebut, sampai akhirnya kami menerima surat dari Presiden Rock and Roll Hall of Fame yang menyatakan bahwa Bruce Payne, manajer tur Deep Purple, mengatakan tidak persetujuannya atas hal itu. Oleh karena itu, Ritchie tidak akan menghadiri upacara tersebut. Ia menyatakan terima kasih kepada para penggemar yang telah memilih serta mendukungnya”.

Dilansir dari Classic Rock, Steve Morse dan Don Airey yang kini termasuk dalam formasi band tersebut pun tidak didaftarkan ke dalam formasi penghargaan tertinggi dalam musik rock ini.

Ieu rame Lurr.. (FREE DOWNLOAD: PAPER GANGSTER “PRIDE”)

Salah satu pendiri sekaligus pemain bass Deep Purple, Nick Simper, juga menyatakan kekecewaannya karena tidak diikutsertakan dalam ajang pelantikan ini. “Saya selalu berpikir bahwa jika sebuah band masuk ke dalam Hall Of Fame, maka semua anggota, yang dulu maupun sekarang, turut berpartisipasi dalam acara tersebut. Ternyata tidak demikan.”

Ritchie saat ini sedang menyiapkan konser pertamanya sejak terakhir dilaksanakan pada 1997. Ia akan tampil bersama Rainbow, dengan formasi terbaru. Sedangkan, Deep Purple saat ini sedang mempersiapkan album studio ke-20.  (.id/BBS/Rollingstone.co.id)

 

[socialpoll id=”2334310″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.