THE ROLLING STONES KEBERATAN LAGU-LAGUNA DIPAKE KAMPANYE DONALD TRUMP

Band rock & roll legendaris Inggris, The Rolling Stones membenarkan bahwa calon presiden Amerika Serikat, telah menggunakan musik mereka tanpa izin dalam kampanyenya. Penentangan dari The Rolling Stones bagai menjadi babak baru dalam kontroversi ini.

Kampanye Trump kerap menyajikan sejumlah kontroversi sampai saat ini, termasuk dengan para pemilik lagu yang dimainkan karyanya dalam kampanye tersebut. Sejumlah musisi sebelumnya menyatakan keberatannya di antaranya termasuk Adele, Neil Young, REM dan Aerosmith.

Ieu rame Lurr.. (IKLAN DONALD TRUMP BERISI LARANGAN BAGI ORANG MUSLIM MASUK KE AS! | BEUUHHH..)

Dilansir The Daily Beast, Trump menggunakan tiga hits The Rolling Stones pada kampanyenya yaitu “You Can’t Always Get What You Want”, “Sympathy for the Devil” dan “Brown Sugar”. Fran Curtis selaku juru bicara The Rolling Stones menyampaikan bahwa mereka keberatan dan tidak setuju atas penggunaan lagu-lagu tersebut.

“Band ini tidak pernah dimintai izin atas penggunaan lagunya,” ujar Fran Curtis kepada The Daily Beast. Anggota band legendaris ini juga pernah menyuarakan penentangan mereka terhadap pencalonan Trump. Tahun lalu, gitaris The Rolling Stones, Keith Richards, mengatakan kepada Billboard, “Bisakah Anda bayangkan Trump menjadi presiden? Itu mimpi terburuk. Tapi kami tidak bisa berkata banyak, karena apa saja bisa terjadi.” (.id/BBS/Rollingstone.co.id)

[socialpoll id=”2325058″]

[socialpoll id=”2332876″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.