WHATSAPP MIRNA: ‘MIR, MAU DONG DICIUM SAMA LO. UDAH LAMA DEH,’

Dermawan Salihin, ayah Wayan Salihin (27), menyebutkan isi WhatsApp kepada putrinya yang dianggap tidak biasa. Dia menganggap Mirna hanya “mainan” . Dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (2/2/2016) malam, Dermawan buka-bukaan mengenai peristiwa meninggalnya Mirna. Salah satunya, dia mengungkapkan ketakutan Mirna terhadap Jessica.

“Setelah Mirna meninggal, saya kumpulin seluruh keluarga saya. Saya tanya soal keanehan-keanehan sebelum kejadian. Kata menantu saya, Mirna ketakutan sama Jessica,” kata Dermawan. “Makanya, Mirna minta diantar ke GI (Grand Indonesia). Diantar, menantu saya pulang. Sampai, dia enggak langsung nemuinMirna, tetapi menunggu Hani karena dia takut,” katanya lagi.

Setelah bertemu Hani, lanjut Dermawan, barulah mereka menemui Jessica di Kafe Olivier. “Yang minta ke sana memang Mirna. Dia yang kasih tahu bahwa di sana enak, di tempat lain enggak. Makanya, mereka ketemuan di sana,” ujar Dermawan.

Menurut Dermawan, setelah kejadian, dia juga mengecek handphone Mirna dan membaca semua pesan di dalamnya, termasuk WhatsApp dari Jessica kepada anaknya. “Menurut saya, anak saya kaya ‘mainan’ dia. Dia enggak mau anak saya dekat dengan yang lain. Makanya, sudah, dicabut saja. Makanya, kalau saya bilang, kalau Mirna enggak menikah, enggak akan kejadian,” katanya.

Ieu rame Lurr.. (POLISI TAK TEMUKAN BEKAS IRITASI SIANIDA PADA TUBUH JESSICA)

Menanggapi cerita Dermawan, Hotman Paris Hutapea menanyakan, jika benar Jessica cemburu, apakah ada tanda-tanda sebelumnya, seperti ungkapan atau pernyataan yang menunjukkan Jessica cemburu atau frustrasi.

Dermawan sempat agak ragu mengungkapkannya. Namun, dia akhirnya menyebutkan isi WhatsApp Jessica kepada Mirna. “Dia WhatsApp salah satunya, ‘Mir, mau dong dicium sama lo.Udah lama deh,'” kata Dermawan. Hotman Paris hanya diam, tak berkomentar lagi mendengar jawaban Dermawan. (.id/Kompas.com)

[socialpoll id=”2328364″]

[socialpoll id=”2329145″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.