‘MAD MAX: FURY ROAD’ MEMBORONG ENAM OSCAR 2016 | WIIIIHH….

Film fenomenal garapan George Miller berjudul Mad Max: Fury Roadmeraih enam piala Oscar—terbanyak—dalam perhelatan Academy Awards di Dolby Theater, Amerika Serikat, pada Minggu malam (28/2).

Keenam penghargaan yang diraih Fury Road, meliputi Desain Kostum Terbaik, Tata Rias dan Rambut Terbaik, Desain Produksi Terbaik, Olahan dan Suntingan Suara Terbaik, serta Suntingan Film Terbaik.

Hanya dua kategori yang tak berhasil diraih oleh Fury Road, yakni Efek Visual Terbaik (diraih Ex Machina), serta Sinematografi Terbaik (diraih Leonardo DiCaprio bersama filmnya, The Revenant).

Tak hanya itu, sebelumnya, Mad Max: Fury Road sudah memecahkan rekor di Oscar, dengan perolehan 10 nominasi—juga terbanyak.

Kemenangan beruntun Miller dkk ini memang sudah diprediksi sebelumnya.

Pada awal Desember 2015 lalu, Fury Road menyandang predikat Film Terbaik dari badan pengulas film di Amerika Serikat, National Board of Review (NBR).

Fury Road juga berhasil menempati posisi ke-tiga dalam daftar 10 film terbaik sepanjang 2015 versi African-American Film Critics Association dan menjadi Film Tahun Ini versi AFI Award USA.

Film Fury Road patut diperhitungkan karena sang sutradara juga termasuk yang terbaik di kelasnya. Pada 2006 lalu, Miller pernah memenangkan Oscar untuk kategori Animasi Terbaik melalui film Happy Feet.

Belum lama ini, Miller dikabarkan tak bakal melanjutkan kisah Fury Road. Amat disayangkan jika benar-benar terjadi. Apalagi film ini berhasil meraup penghasilan US$375 juta atau setara Rp5 triliun.

Menggarap Mad Max: Fury Road sangat tidak mudah. Miller pernah berkeluh kesah tentang sulitnya melakoni proses syuting film ini. Adegan-adegan ekstremnya membuat Miller pusing tujuh keliling.

Mad Max adalah film yang sangat sulit untuk dikerjakan, terutama karena adegan-adegan ekstremnya,” tutur Miller.

“Jika Anda melakukan adegan-adegan ekstrem selama 138 hari, kelak timbul ketakutan: adegan tersebut dapat mencelakai seseorang. Namun kami memiliki kru yang luar biasa dan keamanan pun sangat ketat,” katanya.

“Walau demikian, adegan melelahkan dan lokasi terpencil dengan panas dan debu, selalu dibarengi risiko.”

Film Mad Max pertama yang dibintangi aktor Australia Mel Gibson beredar pada 1979. Kala itu, Miller sudah menjadi sutradara dari film tersebut, berikut sekuelnya, Mad Max 2 dan Mad Max Beyond Thunderdome.


Selengkapnya daftar pemenang Academy Awards ke-88:

Best Picture: Spotlight

Director: The Revenant, Alejandro G. Iñárritu

Actor: Leonardo DiCaprio, The Revenant

Actress: Brie Larson, Room

Supporting Actor: Mark Rylance, Bridge of Spies

Supporting Actress: Alicia Vikander, The Danish Girl

Adapted Screenplay: The Big Short, Charles Randolph dan Adam McKay

Original Screenplay: Spotlight, Josh Singer dan Tom McCarthy

Cinematography: The Revenant, Emmanuel Lubezki

Production Design: Mad Max: Fury Road, Colin Gibson dan Lisa Thompson (set dekorasi)

Film Editing: Mad Max: Fury Road, Margaret Sixel

Visual Effects: Ex Machina, Andrew Whitehurst, Paul Norris, Mark Ardington dan Sara Bennett

Costume Design: Mad Max: Fury Road, Jenny Beavan

Makeup: Mad Max: Fury Road, Lesley Vanderwalt, Elka Wardega dan Damian Martin

Sound Editing: Mad Max: Fury Road, Mark Mangini dan David White

Sound Mixing: Mad Max: Fury Road, Chris Jenkins, Gregg Rudloff dan Ben Osmo

Score: The Hateful Eight, Ennio Morricone

Song: Writing’s on the Wall, dari Spectre, Jimmy Napes dan Sam Smith

Foreign Language Film: Son of Saul (Hungaria)

Animated Feature: Inside Out

Documentary Feature: Amy

Animated Short: Bear Story

Documentary Short: A Girl in the River: The Price of Forgiveness

Live Action Short: Stutterer

(.id/CNNIndonesia.com)

[socialpoll id=”2337640″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.