TEMAN AHOK KEBANJIRAN KTP SEJAK UMUMKEUN JALUR INDEPENDEN | WIIIIHHH…

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau menyatakan kecewa dengan kinerja Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP).

Penyebabnya, instansi tersebut hanya bisa menggaet 400 pedagang kaki lima (PKL) sebagai PKL binaan dalam kurun waktu tiga tahun.

“Saya sudah ngomongin sejak 2013. Kalau orang bilang saya tidak sabar, saya sabar betul. Masa, ini yang baru daftar cuma ratusan PKL, seharusnya ratusan ribu, dong,” kata Ahok saat menutup acara Grand Kickoff #KAKI5JKT, di Balai Kota, Kamis (10/3/2016).

Ia pun menyalahkan kinerja para pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas KUMKMP yang menurut dia lamban. Padahal, Dinas KUMKMP memiliki jumlah PNS yang cukup banyak.

Ieu rame Lurr.. (“DIL-DIL-LAN” AHOK dan TEMAN AHOK JIKA SATU JUTA FOTOCOPY KTP TEU KAKUMPUL | NAUN CENAH…)

“Saya kesal sebetulnya. Kalau saya emosi, saya bisa nembak orang sebetulnya. Tanya saja sama anak-anak magang, mereka bilang gubernur ini sabar orangnya. Kenapa? Geregetan, lambat sekali PNS,” ujar Ahok.

Ia menduga, lambannya kinerja Dinas KUMKMP dalam menggaet PKL binaan disebabkan masih adanya oknum-oknum PNS yang menjadi mafia dan memperdagangkan lapak PKL di lokasi binaan.

Menurut Ahok, oknum-oknum tersebut meminta uang dari PKL untuk lapak yang seharusnya gratis. Ia berjanji akan menindaklanjuti laporan tersebut. Jika nantinya terbukti ada PNS yang terlibat memperdagangkan lapak PKL di lokasi binaan, Ahok memastikan, ia akan langsung memecat PNS tersebut.

“Oknum jual satu kios Rp 25 juta. Mereka udah pada lupa kalau saya orangnya gampang ditemuin. Kalau tidak lewat SMS, tinggal cegat saya turun dari mobil (di depan Balai Kota),” kata mantan Bupati Belitung Timur ini. (.id/Kompas.com)

 

[socialpoll id=”2326524″]

[socialpoll id=”2339123″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.