UYUG ! PAJAK ROKOK MAU DITAÉKEUN !

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) masih menimbang rencana kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) rokok mengingat perubahan tersebut sudah dilakukan awal tahun ini. Normalisasi tarif pajak hingga 10 persen berpeluang terjadi usai tahun 2017.

“Kenaikan baru terjadi awal tahun ini dan sudah berlaku, kami sih belum ada rencana perubahan tarif atau prosedur, tetapi rencana ke depan kita ingin menormalkan tarif,” jelas Direktur Peraturan Perpajakan I DJP, Irawan di kantor pusat DJP, Jakarta, Senin (28/3).

Ieu Rame Lur : Innalillahi ! Bom Bitu Di Lahore !

Irawan menyebutkan saat ini tarif PPN yang berlaku untuk tembakau dan rokok yakni 8,7 persen. PPN tersebut dikenakan di tingkat pabrik rokok. Menurutnya, tarif PPN yang berlaku saat ini lebih rendah dibanding negara ASEAN lainnya, sehingga masih ada peluang untuk menaikkan menjadi 10 persen atau sesuai dengan tarif murni PPN yang berlaku. Demikian seperti dlaporkan CNNIndonesia.com. (RCK)

[socialpoll id=”2346268″]


 

[socialpoll id=”2333124″]

Komentar

Helmi M. Permana

Orang Bandung, suka foto, suka bola, & suka musik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.