41 MENINGGAL AKIBAT GEMPA KUMAMOTO TIDAK ADA WNI JADI KORBAN !

Warga Kumamoto menuliskan kata S.O.S yang disusun dari kursi sekolah. Pesan itu mereka kirimkan agar terlihat dari udara usai gempa 7 SR yang melanda perfektur Kyushu pada Kamis malam yang lalu (14/04/2016). Sampai hari ini dikabarkan 41 orang meninggal dunia. Sementara itu masih banyak warga yang tinggal di pengungsian. Tetapi tak sedikit pula yang sudah kembali ke rumah masing-masing.

Pasca gempa dahsyat tersebut tercatat ada 138 gempa susulan. Tim Palang Merah Jepang masih mengerahkan semua anggotanya untuk mencari korban lain yang mungkin masih terjebak di balik puing-puing bangunan. Selain menghancurkan bangunan, gempa juga meluluhlantakkan jalan-jalan, rel kereta api, serta rel kereta cepat (Shinkansen). Adapun Benteng Kumamoto (Kumamoto Jyou) masih tetap berdiri kokoh walau ada beberapa bagian yang runyuh serta genting-gentingnya berhamburan. Benteng yang dibangun dari tahun 1467 ini menjadi maskot kota Kumamoto.

Ieu rame lur: GEMPA 7,8 SR 77 TEWAS TAPI TIDAK ADA KORBAN WNI!

Ade Saepudin, perwakilan Baraya Viking Jepang (BVJ) distrik Kumamoto melaporkan dari Kumamoto bahwa sampai saat ini tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban. “Baik pelajar maupun pekerja training, Semua dalam keadaan baik-baik dan sehat. Alhamdulillah, sudah ada bantuan dari berbagai pihak terkait, ” ujarnya. Selain dari berbagai organisasi, bantuan juga datang dari KBRI di Jepang.

Sampai berita ini diturunkan, para pengungsi dikabarkan masih kesulitan mendapatkan air bersih dan makanan karena supermarket setempat masih tutup. Ade Saepudin mengatakan ia bersama BVJ Kyushu akan melakukan penggalangan dana untuk meringankan beban para pengungsi, terutama saudara sebangsa dari Indonesia. Tak lupa ia menghimbau kepada WNI yang saat ini bermukim di Jepang untuk dapat mendonasikan sebagian penghasilannya untuk meringankan beban para korban. (Bobotoh.ID/Ricky Sulaeman)

[socialpoll id=”2326764″]


 

 

[socialpoll id=”2351283″]

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.