IEU 8 POIN POSITIF PEMBEKUAN PSSI ! CEK MENPORA !

17 April 2015 akan diingat sejarah sebagai satu hari yang kelam bagi sepak bola Indonesia. Di mana pada hari itu Pemerintahan Kabinet Indonesia Hebat melalui Menteri Pemuda dan Olahraga menjatuhkan SK Pembekuan PSSI.

Dampaknya adalah dihentikannya Liga Indonesia oleh PT. Liga Indonesia di semua tingkatan dengan alasan force majeure. Tak lama kemudian sanksi FIFA berupa ‘suspension’ (penangguhan) dijatuhkan pada tanggal 30 Mei 2015. Hal tersebut karena FIFA menilai telah terjadi pelanggaran pasal 13 dan 17 Statuta FIFA.

Ieu rame lur: 1500+ BOBOTOH ‘PEDE’ PERSIB MOAL MELENOY HADAPI SFC !

Semenjak jatuh sanksi tersebut, maka praktis Indonesia dikucilkan dari komunitas sepak bola Internasional. Liga Indonesia berhenti dan pembinaan pemain untuk timnas pun turut berhenti.

Namun menurut Menpora Imam Nahrawi, ada delapan poin positif sebagai dampak pembekuan PSSI. Hal tersebut diungkapkannya saat merefleksikan setahun berjalan pembekuan PSSI sejak 17 April 2015, Kamis (28/4/2016) di Jakarta.

Ke delapan poin tersebut seperti diberitakan CNNIndonesia.com adalah sebagai berikut:

1. Klub sepak bola nasional terbiasa dengan verifikasi administrasi dan lapangan, termasuk kontrak pemain dan pelatih.
2. Perangkat pertandingan selalu dievaluasi sehingga selama berlangsungnya beberapa kali turnamen tidak ada insiden berarti yang mencoret nama baik perangkat pertandingan.
3. Tidak ada kejadian berarti yang mengarah pada kriminal saat pertandingan seperti wasit dipukul pemain yang dulu kerap terjadi.
4. Suporter mulai teratur dan insiden tawuran antarsuporter intensitasnya berkurang. Suporter sudah semakin dewasa.
5. Setiap turnamen diaudit oleh lembaga yang kredibel sehingga transparansi pengelolaan turnamen tetap terjaga.
6. Setiap klub dan publik sekarang mengetahui berapa dana yang berputar selama satu putaran turnamen.
7. Setiap klub mengetahui berapa mereka akan menerima dana jika mereka berpartisipasi atau memenangkan turnamen.
8. Karena kontrak pemain dibuat transparan maka kekhawatiran gaji tidak dibayar semakin berkurang. (Bobotoh.id/RCK)

[socialpoll id=”2342635″]


[socialpoll id=”2354302″]

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.