ATEP CS TAK KUASA MENAHAN TANGIS BASA NINGALI RIDHO !

Manajemen dan pemain Persib tak kuasa melihat kondisi Ridho Maulidin Sukarna, bocah yang saat ini terkulai lemas di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Saat menjenguk bocah tersebut, Atep, I Made Wirawan, Tantan tidak bisa menahan air matanya yang jatuh.

Saat masuk ke ruang perawatan, para pemain disambut senyum oleh Imas Hasanah, Ibu dari bocah yang menjadi korban tabrak lari oknum bobotoh tersebut. Umuh lantas membalas senyuman tersebut seraya menanyakan kondisi Ridho dan mengucapkan duka atas kejadian naas yang menimpanya.

Setelahnya Umuh langsung beranjak mendekati bocah malang itu. Ia lantas membuka selimut yang menutupi sebagian tubuh Ridho

“Ya, Allah. Cepat sembuh ya Ridho,” kata Umuh yang tidak bisa menyembunyikan rasa sedihnya.

Disaat bersamaan, Atep, Tantan, Hariono dan Dokter Tim Rafi Ghani pun tak kuasa melihat kondisi yang dialami bobotoh cilik itu. Atep lalu mendekati Ridho sambil memberikan jersey untuknya. Terlihat, Atep sempat terbata-bata saat mengucapkan kalimat untuk Ridho. “Ini buat Ridho. Ridho cepat sembuh ya. Ini juga ada mainan buat Ridho,” ucap Atep parau.

Kiper Persib, I Made bahkan terlihat begitu tersentak dengan apa yang dilihatnya. Sambil memberikan Jersey kipernya, Made tidak mengeluarkan suara sedikitpun. Wajahnya sedikit memerah menahan tangis.

Ieu Rame Lur : 9 Foto Waktu Skuat Persib Ngalongok Ridho !

Usai diberikan sejumlah kenang-kenangan dan sejumlah uang bantuan dari para pemain, Ridho tak bisa berkata apapun. Ia hanya melihat para pemain dengan tatapan yang polos sambil sedikit mengangguk tanda terima kasih.

“Hatur nuhun pisan tos ngalongok Ridho, hatur nuhun pisan sadayana (terima kasih banyak sudah menjenguk Ridho, terima kasih banyak semuanya,” ucap Imas pada rombongan tim Persib. (bobotoh.id/FD)

[socialpoll id=”2348847″]


 

[socialpoll id=”2332964″]

Komentar

Helmi M. Permana

Orang Bandung, suka foto, suka bola, & suka musik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.