BPK TIDAK MENGOMONG SALAH DAN BENAR TAPI FAIRNESS! DUH… !

Polemik antara Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) masih belum surut. Tudingan “ngaco” yang dilontarkan Ahok kepada BPK usai menjalani pemeriksaan KPK, mendapat sanggahan keras dari BPK.

Menurut Eddy, pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK membuktikan ada kerugian negara sebesar Rp 191 miliar. “Bukan indikasi, ini sudah realize. Itu fakta. Auditor mengumpulkan fakta. BPK tidak pernah ngomong salah dan benar, tapi melihat fairness, wajar atau tidak,” kata Eddy.

Ieu rame lur: TERKAIT SUMBER WARAS, AHOK DIGEROAN KU KPK !

Anggota Majelis Kehormatan Kode Etik Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Eddy Mulyadi Soepardi di Gedung BPK, Jumat kemarin (14/4/2016) menyatakan bahwa penyimpangan itu terlihat dari status lahan yang telah dibeli oleh Pemprov DKI, tetapi saat ini masih digunakan oleh RS Sumber Waras.

“Sumber Waras sekarang siapa yang isi? Sekarang rumah sakit jalan enggak? Uang negara sudah terpakai tidak? Anda simpulkan sendiri, makanya saya bilang sempurna penyimpangannya. Enggak susah kok investigasi,” kata Eddy kepada Kompas.com. (Bobotoh.Id/RCK)

[socialpoll id=”2325048″]


 

[socialpoll id=”2351400″]

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.