GARA-GARA IEU BADAK SUMATERA YANG LANGKA MATI !

Seekor Badak Sumatera (Sumatran rhinoceros/Sumatran rhinoceros) yang diberi nama Najaq, mati akibat infeksi. Infeksi tersebut disebabkan oleh sejenis jerat yang mengenai kakinya sehingga mengalami luka parah dan infeksi.

Sejak tahun 2013, WWF Indonesia sudah mengidentifikasi keberadaan badak Sumatera di Kutai Barat, Kalimantan Timur lewat jejak kakinya, dan kemudian lewat rekaman pengintai. Najaq, badak Sumatera yang diperkirakan berusia 10 tahun itu, terekam pada bulan Oktober 2015.

Ieu Rame Lur : ISC Bisa Wae Sesuai Rencana, Asal !

Dikutip dari DW.com, ketika ditangkap Maret lalu, jerat telah dilepas dan luka diobati, namun infeksi yang dideritanya telanjur parah. Tim dokter bahkan telah berkonsultasi dengan para pakar badak internasional di Australia dan Amerika Serikat untuk upaya pengobatan badak Sumatera itu.

Badak Sumatera merupakan salah satu dari dua spesies badak yang ada di Indonesia. Status populasi Badak Sumatera saat ini terancam mengalami kepunahan. Diperkirakan jumlahnya tinggal kurang dari 100 ekor di hutan-hutan Sumatera dan Kalimantan. Setelah diotopsi penyebab kematiannya, jasad Najaq diawetkan untuk kepentingan ilmu pengetahuan. (Bobotoh.ID/RCK) (Foto : DW.com)

[socialpoll id=”2349716″]


 

[socialpoll id=”2349668″]

Komentar

Helmi M. Permana

Orang Bandung, suka foto, suka bola, & suka musik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.