HAKIM MENAMPIK SAKSI FAKTA, SIDANG LA NYALLA PANAS !

Dari sidang Pra Peradilan La Nyalla Matalliti di Surabaya Jumat siang tadi (8/4), Majelis Hakim Pengadilan Negri Surabaya menolak dua saksi fakta yang diajukan oleh termohon dalam sidang gugatan praperadilan terkait kasus dugaan korupsi Kadin Jatim.

Hal ini sebagaimana diungkapkan Hakim Tunggal Fernandinus, saksi yang dihadirkan Jaksa merupakan penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. “Sebagaimana dalam KUHP, saksi yang mempunyai hubungan keluarga saja tidak boleh apalagi diri sendiri menjadi saksi,” tutur Fernandinus.

Ieu rame lur: SIDANG PRAPERADILAN LA NYALLA DITOONG BANYAK LEMBAGA !

Seketika ruangan sidang menjadi memanas. Jaksa berulang kali meminta hakim untuk mengizinkan saksi fakta memberi keterangan. menurut Halila Rahma, salah satu jaksa,mengatakan keterangan yang akan disampaikan saksi fakta akan menjelaskan proses penyidikan dan hal-hal yang perlu mendapat penjelasan lebih rinci dalam berkas pembuktian.Demikiaj dikabarkan oleh Republika.co.id hari ini (8/4).

Sementara itu Kuasa Hukum La Nyalla Matalliti menegaskan bahwa Kjaksa tengah melakukan spekulasi penghadiran saksi fakta yang merupakan penyidik. Soemarso mengatakan

jaksa sebetulnya sudah mengetahui bahwa saksi tidak boleh berasal dari internal. Selain itu, kehadiran saksi fakta dalam praperadilan dinilai tidak perlu. (Bobotoh.ID/RCK)

[socialpoll id=”2342876″]


 

[socialpoll id=”2348891″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.