INI 7 POINT DÉKLARASI DAMÉY YANG DIBACA THE JAK

Richard Achmad Supriyanto sebagai Ketua Umum The Jakmania didaulat membacakan 7 deklarasi damai yang ditandatangani di Jakarta. Deklasrasi damai antar supporter tersebut dibacakan di Markas Besar Polda Metro Jaya, Sabtu 2 April 2016.

Berikut tujuh poin deklarasi damai jelang Final Piala Bhayangkara:

Ieu rame lur: VIKING-THE JAK MENÉKEN DÉKLARASI DAMÉY!

“Dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan damai, kami pimpinan dan seluruh anggota suporter keseblasan yang bertanding dalam final sepakbola Piala Bhayangkara 2016, bertekad untuk:

1. Bersama-sama menjunjung tinggi sportivitas olahraga dan menerima apapun hasil pertandingan final sepak bola Piala Bhayangkara 2016 yang akan diselenggarakan pada Minggu 3 April 2016 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

2. Saling menghormati antarsuporter atau pendukung kesebelasan Persib Bandung, Arema Malang, Sriwijaya FC, dan Bali United untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat menimbulkan kebencian, konflik fisik, maupun tindakan anarkis lainnya, dengan cara mengendalikan seluruh pendukung demi terwujudnya situasi kondusif dalam setiap pertandingan maupun di luar pertandingan sepakbola.

3. Sebagai pimpinan dan anggota suporter kesebelasan wajib menjaga kondusivitas dan keharmonisan antarsuporter kesebelasan dengan tidak membuat pernyataan provokatif, mempengaruhi, mengajak, menista, memfitnah, mengancam, menyebarkan kebencian dan SARA, baik melalui media sosial, pesan singkat, website, media cetak, media online, selebaran, dan segala bentuk komunikasi sosial lainnya kepada sesama suporter maupun masyarakat.

4. Sebagai pimpinan dan anggota suporter dari Viking, Aremania, Sriwijaya Mania, Semeton Dewata maupun The Jakmania, kami bertekad menghindari pelanggaran hukum selama berlangsungnya pertandingan final sepakbola Piala Bhayangkara 2016.

5. Segala bentuk permasalahan yang timbul akibat kesalahpahaman dengan pihak manapun, wajib bekerja sama dengan aparat keamanan untuk segera mengambil langkah-langkah pencegahan serta berupaya menyelesaikan secara musyawarah mufakat, dan tidak menjadikan masalah tersebut sebagai pemicu konflik yang lebih besar, namun tetap tunduk serta patuh pada aturan yang berlaku.

6. Mengimbau kepada pimpinan, koordinator wilayah, koordinator lapangan, dan seluruh anggota suporter The Jakmania untuk tidak mendukung salah satu kesebelasan dengan melibatkan pengerahan massa atau suporter yang sedang bertanding dalam final sepak bola Piala Bhayangkara 2016.

7. Bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta mentaati seluruh ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku selama pertandingan berlangsung.

Usai deklarasi, Richard menyatakan bahwa pada prinsipnya The Jakmania respek terkait penyelenggaraan ini. “Mudah-mudahan ini menjadi titik balik untuk sepakbola kita menjadi lebih baik. Dan Semoga saat kompetisi nanti, The Jakmania bisa dengan nyaman datang ke Bandung untuk mendukung Persija,” ujar Richard. (Bobotoh.id/RCK)

CfCBahAUUAA3R8D

[socialpoll id=”2347780″]


 

[socialpoll id=”2347455″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.