JEPANG DIGUNCANG GEMPA, WARGA MILIH BOBO DILUAR RUMAH !

Daerah Kumamoto Kepulauan Kyushu Jepang diguncang gempa hebat berkekuatan 7 SR. Gempa terjadi sekitar pukul 21:26 waktu setempat pada Kamis malam (14/04/2016) di sebelah timur kota Kumamoto yang terletak di pulau Kyushu. Para korban luka kini dirawat di rumah sakit setempat. Para pejabat, banyak orang kemungkinan terperangkap di reruntuhan rumah. Aliran listrik ke sekitar 16.000 rumah putus. Adapun pasok gas ke sekitar 38.000 rumah juga putus.

Sementara sumber dari berita pagi tadi baru sekitar 9 orang yang ditemukan meninggal dan 900 orang luka luka. PM Jepang masih mencari korban gempa untuk dievakuasi.,

Sementara info dari Warga Negara Indonesia Sendiri dan bersumber dari Baraya Viking Japan Japan Distrik Kyushu mengabarkan “Data Aktual saya kirang paham, Tapi dari Laporan Ti Setiap Korda , Semua wilayah kyushu terkena dampaknya, terutama di titik gempa di Kumamoto, Tapi Alhamdulillah data laporan dari Baraya Viking Japan Distrik Kyushu aman sehat sadayana, cuma perabotan rumah tangga yang berantakan.” ujar Ade Saepudin saat berbincang dengan RIcky Sulaeman kontributor bobotoh.id yang berada di Jepang.

Ieu Rame Lur : Presenter Geulis Ini Sering Datap Teror !

Sementara sesaat setelah kejadian helikopter masih terlihat lalu lalang dan sirine ambulans serta pemadam kebakaran pun sibuk, semua warga setempat memilih untuk tidur duleiluar rumah yang aman dari reruntuhan mengantisipasi gempa susulan.

Seperti yang diutarakan Ahmad Taufiq kepada bobotoh.id. “Gempa 7SR , gempa darat dan dangkal sampai tengah malam ini masih berlangsung dengan gempa susulan sampai kurang lebih 30x lebih, selama 3-4 jam bangunan dan gedung tidak terlihat ada yang roboh dan listrik masih menyala intinya semua terkendali. “ujarnya. (bobotoh.id/Ricky Sulaeman/Jepang)

2

 

[socialpoll id=”2326511″]


 

[socialpoll id=”2348227″]

Komentar

Helmi M. Permana

Orang Bandung, suka foto, suka bola, & suka musik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.