KONVOI DI JALAN PENYEBAB AROGANSI, CEK LUCKY !

Menurut keterangan saksi mata, kasus tabrak lari yang menimpa Ridho (5 th) terjadi saat konvoi Bobotoh melintasi jalan Raya Soreang – Cipatik. Kasus tabrak lari yang dilakukan oknum bobotoh masih menjadi perbincangan hangat. Apalagi karena pelaku penabrakan hingga saat ini belum datang untuk mengakui perbuatan tercelanya tersebut.

Menurut Lucky J. Subiakto dari Road Safety Association Indonesia (RSA), menyatakan bahwa apa yang dilakukan oknum bobotoh tersebut mulanya dilahirkan oleh arogansi di jalanan karena melakukan konvoi kendaraan di jalanan.

Ieu rame lur: MAS HAR MIHAREP PELAKU SEGERA MENGAKU !

Dalam perbincangannya secara tertulis dengan Bobotoh.ID, Lucky mengungkapkan bahwasanya tidak hanya bobotoh saja yeng bisa arogan, tepi semua pihak. “Tapi semua kelompok, dari pejabat negara bahkan konvoi iring-iringan jenazah pun bisa arogan”, tegasnya.

Pria berkacamata ini juga menegaskan agar kita membandingkan aspek PENTING dan GENTING bila harus melakukan konvoy. Karena menurutnya berdasar UU No. 22/2009, maka GENTING menjadi prioritas utama dibanding PENTING.

Lucky mencontohkan bahwa mobil pemadam kebakaran dan ambulans ini lebih utama dari rombongan presiden, pejabat, apalagi supporter sepakbola. Menurutnya hal ini disebabkan karena “Pemadam kebakaran dan ambulans lebih memiliki aspek GENTING daripada rombongan pejabat”.

Mengenai penegakan hukum kepada pelaku, Lucky berpendapat secara hukum kedua belah pihak (pelaku dengan keluarga koban) bisa berdamai dengan mediasi pihak kepolisian atau kuasa hukum masing-masing. Hanya saja jalan damai ini tidak membuat pelaku jera. Maka ia berharap hukum dapat ditegakkan pada siapapun yang menyebabkan kecelakaan di jalan raya. (Bobotoh.Id/RCK)

[socialpoll id=”2347812″]


 

[socialpoll id=”2348227″]

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.