MENPORA KEUKEUH KLB, AGUM BILANG HARUS SESUAI STATUTA!

Menpora kembali menegaskan bahwa pihaknya akan segera mencabut sanksi administratif terhadap PSSI dalam waktu dekat. Namun keputusan itu akan diambil jika anggota federasi menyepakati terselenggaranya Kongres Luar Biasa (KLB).

Menpora melanjutkan, penyelenggaraan KLB menjadi syarat mutlak yang harus dilaksanakan sesuai dengan surat rekomendasi dari FIFA selaku otoritas sepak bola dunia. “Surat rekomedasi dari FIFA ini sudah kami terima. Ini akan menjadi momentum untuk melihat apakah PSSI mau tunduk terhadap FIFA atau tidak,” kata Imam Nahrawi, Kamis (28/4/2016) kepada CNNIndonesia.com.

Ieu rame lur: SELAIN SISTEM ONLINE, IEU CARA PERSIB TANGANI MASALAH CALO !

Ada empat hal yang ditekankan Menpora untuk KLB PSSI, yakni:
1. Mengubah status hukum dari bentuk perkumpulan menjadi perusaahan seperti halnya federasi sepak bola Australia (FFA, Football federation AUstralia, Red).
2. Memasukan pasal komunitas supporter sepak bola dalam klub sebagai pemilik saham,
3. Memasukkan perubahan nama federasi dengan tetap mempertimbangkan aspek kesejarahan PSSI,
4. Memilih personalia yang memiliki visi reformasi total.

Sementara itu Agum Gumelar sebagai Ketua Tim Ad-hoc Reformasi PSSI menyatakan bahwa KLB merupakan wilayah PSSI dan anggotanya sesuai statuta PSSI. “KLB seperti yang sudah berulang kali saya bicarakan hanya bisa dilakukan sesuai Statuta PSSI yang sudah sesuai dengan standar Statuta FIFA,” ujarnya di Zurich usai bertemu Presiden FIFA, Gianni Infantino, Selasa lalu (26/4/2016).

Dalam kesempatan itu, FIFA menyampaikan kekhawatirannya terhadap PSSI dan sepak bola Indonesia yang masih mengalami jalan buntuk untuk bisa kembali menginduk ke organisasi sepak bola dunia itu. (Bobotoh.id/RCK)

[socialpoll id=”2342635″]


[socialpoll id=”2354302″]

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.