PEMERINTAH BELUM AKAN MEMUTUSKAN MEMÉNTA MAAF, CEK JOKOWI!

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan kerjanya Ke Inggris menyatakan bahwa hingga saat ini pemerintah belum akan memutuskan permintaan maaf kepada korban 1965. Hal tersebut disampaikan presiden saat melakukan acara temu warga Indonesia di sela kunjungan resminya ke Inggris, Selasa malam waktu setempat (19/4/2016).

“Sekarang menuju penyelesaian, belum ada keputusan. Kita ingin ini selesai, jangan menjadi beban masa depan,” kata Presiden Jokowi seperti diberitakan BBC.com. Presiden menambahkan bahwa pihaknya belum menerima laporan yang menyeluruh soal kasus 1965.“Kita ingin selesai, bukan konfrontasi. Saya dengar, saya tak tutup
telinga,” kata Presiden Jokowi, merespons seorang penanya bernama Soe Tjen Marching pada pertemuan dengan warga Indonesia di London.

Ieu Rame Lur: SIMPOSIUM TRAGEDI 1965 DITUTUP MEMÉRÉ 3 REKOMENDASI!

Simposium, yang telah berakhir Selasa (19/04/2016) malam, menyimpulkan adanya keterlibatan negara dalam peristiwa kekerasan terhadap orang-orang yang dituduh anggota atau simpatisan PKI pada pasca September 1965.

Kasus 1965 kembali mengemuka dalam simposium sejarah 1965 yang diselenggarakan pemerintah di Jakarta pada 18-19 April. Banyak pihak meyakini tak kurang dari 500.000 anggota dan simpatisan Partai Komunis Indonesia tewas setelah “kudeta pada 30 September 1965”.

Namun pernyataan tersebut dibantah oleh Jendral Sintong Pandjaitan yang ketika itu merupakan perwira pertama Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat (kini Komando Pasukan Khusus atau Kopassus). Pada pidatonya, Sintong membantah operasi institusinya di Jawa Tengah menelan banyak nyawa. Menurutnya, RPKAD saat itu hanya menyebabkan satu korban terbunuh. (Bobotoh.ID/RCK)

[socialpoll id=”2352721″]


[socialpoll id=”2352373″]

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.