SIMPOSIUM TRAGEDI 1965 UPAYA MEMÉRÉSKAN KASUS PELANGGARAN HAM!

Sebuah simposium nasional yan membahas tragedi 1965 berlangsung Senin hari ini (18/4/2016). Forum yang didukung Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan itu akan mempertemukan korban, sejarawan, mantan jenderal TNI dan beberapa tokoh representasi lembaga yang terseret peristiwa berdarah di sekitar 1965.

Simposium Tragedi 1965 merupakan forum pertama yang disokong pemerintah untuk penyelesaian satu dari sekian pelanggaran HAM masa lalu.Pada forum itu pemerintah akan memfasilitasi diskusi antara korban, saksi dan pakar sejarah. Pemerintah berharap dialog tersebut dapat melengkapi temuan-temuan yang telah dipublikasikan Komisi Nasional HAM tahun 2012 silam.

Ieu rame lur: JOKDRI MASIH OPTIMIS ISC ANGGER SESUAI JADWAL!

Simposium Tragedi 1965 Berlangsung dua hari yang akan terbagi dalam delapan sesi. Setiap dialog dalam sesi-sesi itu menghadirkan tiga hingga empat pembicara dan seorang moderator.

Seperti diberitakan oleh CNNINdonesia.com, berdasarkan susunan acara, selain Asvi, para pembicara pada simposium itu antara lain Todung Mulya Lubis, Putu Oka Sukanta, Yosep Adi Prasetyo, Suparman Marzuki, Kiki Syahnakri, Taufik Abdullah, KH Marsudi Suhud dan Muladi. (Bobotoh.ID/RCK)

[socialpoll id=”2325282″]


 

[socialpoll id=”2351283″]

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.