INVESTIGASI KERUSUHAN GRESIK, IEU NU DILAKUKEUN GTS !

PT. Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator Indonesia Soccer Championship (ISC) melakukan investigasi ke stadion Tri Dharma Gresik, lokasi bentrok Ultras Gresik dengan pendukung PS. TNI, Rabu (25/5/2016). Disana mereka mencari informasi terkait bentrok suporter yang mengakibatkan puluhan orang terlukan.

Melalui rilisnya, GTS mencari tahu kasus tersebut dengan mendatangkan security and crowd management expert yang didampingi oleh Direktur Kompetisi PT GTS dan salah satu anggota Komite Disiplin (Komdis) Indonesia Soccer Championship (ISC). Disana, mereka bertemuya sejumlah pihak diantaranya Panitia Penyelenggara (Panpel) Pertandingan Persegres Gresik Unted selaku panpel yang menggelar laga tersebut, pengurus Persegres Gresik United, dan perwakilan Ultras Gresik, kelompok suporter Persegres Gresik United.

Pertemuan dan Panpel Pertandingan dan Pengurus Persegres Gresik United, PT GTS menggali sejumlah informasi. Mulai dari jalur dan peta stadion, kronologi kejadian menurut panpel, dokumen persiapan panpel sesuai dengan Regulasi Torabika Soccer Championship 2016, presented by iM3 Ooredoo pasal 60, khususnya terkait manajemen risiko, dokumen notulen match coordination meeting, sampai dokumen atau hal teknis lain seperti apakah jalur evakuasi sudah disiapkan, apakah manajemenrisiko sudah dibuat, bagaimana rundown acara, perizinan, dan notulen-notulen lainnya.

Dengan perwakilan Ultras Gresik, PT GTS pun mencoba mendapatkan kronologi insiden tersebut dari sisi Ultras Gresik. Sebelumnya, PT GTS sudah lebih dulu mendengarkan keterangan dari pihak kepolisian dan kubu PS TNI. Selain soal kronologi insiden tersebut, PT GTS pun mengumpulkan informasi berupa profil Ultras Gresik, mulai dari sejarah, budaya, jumlah, demografi, sikap, persebaran, sampai soal harapan mereka, dan catatan rencana mereka pada hari pelaksanaan pertandingan. Data dan informasi di media sosial yang berkembang pada saat itu pun ikut dikumpulkan.

Ieu Rame Lur : Persib Bisa Gunakan GBLA ! Ceuk Kang Emil !

Semua hasil yang didapat dalam proses investigasi tersebut akan dibawa ke sidang Komite Disiplin ISC yang akan berlangsung pada Kamis (26/5). Dan, tak behenti sampai di situ. Untuk mencegah insiden serupa terjadi, Panpel Pertandingan Persegres Gresik United akan mendapatkan pendampingan dalam proses perancangan manajemen risiko. Dan, belajar dari insiden tersebut, PT GTS berencana mewajibkan tiap klub peserta kompetisi untuk memiliki security officer.

Dalam proses investigasi tersebut, awalnya PT GTS berencana mengunjungi korban akibat insiden itu lewat koordinasi dengan Ultras Gresik. Namun, urung dilakukan karena korban sudah kembali ke rumah masing-masing. Meski begitu, PT GTS tetap memberikan santunan bagi empat korban yang mendapat luka paling parah dalam insiden tersebut. (bobotoh.id/HL/GTS)

[socialpoll id=”2317542″]


[socialpoll id=”2362041″]

Komentar

Helmi M. Permana

Orang Bandung, suka foto, suka bola, & suka musik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.