KOMDIS HATI-HATI USUT KASUS BENTROK GRESIK ! HMM..!!

Kasus bentrok suporter yang terjadi di pertandingan Persegres Gresik kontra PS. TNI masuk dalam agenda sidang komisi disiplin (komdis) Indonesia Socce Championship (ISC). Dalam membahas kasus tersebut, komdis rupanya cukup berhati-hati. Pasalnya, insiden tersebut masuk dalam kategori masalah yang berat mencangkup integrasi berbagai aspek.

“Hal ini merupakan suatu bentuk kerja keras Komite Disiplin ISC untuk berhati-hati dalam melihat suatu persoalan. Butuh keterangan dan pengumpulan fakta yang tidak sedikit jumlahnya serta waktu lebih untuk bisa mengetahui akar permasalahan insiden tersebut sebelum mengambil keputusan,”

Sebelumnya, PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator kompetisi pun telah melakukan investigasi langsung di lokasi kejadian pada Rabu (25/5). Temui Panitia Penyelenggara (Panpel) Pertandingan Persegres Gresik Unites selaku panpel yang menggelar laga tersebut, pengurus Persegres Gresik United, dan perwakilan Ultras Gresik, kelompok suporter Persegres Gresik United, PT GTS gali semua informasi yang berkait dengan pertandingan dan insiden tersebut.

Ieu Rame Lur :  Oh Ieu Kriteria Ketum PSSI Versi Menpora !

Mulai dari persiapan panpel tentang manajemen risiko sesuai Regulasi ISC kronologi insiden dari pihak panpel dan suporter, sampai dengan profil dari Ultras Gresik. Sebelumnya, PT GTS pun sudah lebih dulu mempelajari laporan dari pengawas pertandingan serta venue manager GTS yang bertugas, termasuk mengirimkan surat untuk permintaan klarifikasi dari pihak PS TNI terkait dengan insiden tersebut.

“Sidang lanjutan terkait pembahasan masalah itu rencananya akan digelar pada Selasa (31/5). Dalam sidang lanjutan tersebut, Komite Disiplin ISC akan memanggil pihak-pihak yang terlibat untuk dimintai keterangan dan informasinya yang lebih detail,” ujar Ratu Tisha, Direktur Kompetisi PT GTS. (bobotoh.id/HL)

Komentar

Helmi M. Permana

Orang Bandung, suka foto, suka bola, & suka musik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.