KOMEN TER… HARI INI! ALAN AWAY CULTURE!

Bobotoh.ID kembali memilih siapa bobotoh yang memberikan ‘komen ter… hari ini’, Minggu (15/5/2016). Salah seorang bototoh terpilih setelah mengomentari berita “SERGIO DATANG, FORMASI PERSIB BERUBAH JADI KIEU ?!” melalui Fans Page Facebook BobotohID.

Siapakah dia?  Bobotoh ini bernama Alan Away Culture. Cukup panjang ia berkomentar. Untuk itu kami sajikan komentarnya secara lengkap agar mudah dipahami Bobotoh. Berikut komtar Alan Away Culture:

“Berita kedatangan SVD membuat saya ingin ikut berkomentar tentang bagaimana imbasnya bagi Persib. Di satu sisi Saya senang karena SVD adalah striker haus goal yang serba bisa. Heading dan shootingnya sama-sama berbahaya.

Persib akan bertambah kuat dengan hadirnya SVD apalagi dia berstatus WNI, sehingga tidak mengambil kuota pemain asing. Tapi, Saya kemudian tertarik untuk mengomentari posisi Belencoso dalam tim Persib. Dengan postur dan tipe permainan yang mirip dengan SVD, apakah dia akan dipertahankan? meskipun SVD WNI sehingga tidak perlu kuota pemain asing. Apalagi Belencoso sudah dikontrak 1 tahun.

Saya bukan penggemar berat Belencoso, tapi saya melihat Belencoso ini sedang berada dalam posisi yg tidak adil. Ia pemain hebat dengan reputasi luar biasa, tapi memang saat ini dia belum menunjukkan penampilan sesuai nama besarnya. Tapi Saya melihat ini bukan salahnya 100%. Mungkin Bobotoh anti Belencoso sudah muak dengan pembelaan “dia kurang suplai bola”, “masih perlu adaptasi meureun”, “pemain Persib butut umpan-umpannya” blablabla…. tapi da menurut Saya mah emang itu kenyataannya. Di pertandingan melawan Bali united tadi sebenarnya momen tepat buat Belencoso untuk menunjukkan diri sebagai striker.

Tapi sayang lagi-lagi umpan-umpan yg memanjakan Belencoso jarang didapat. Khusus pertandingan tadi, makhluk bernama “egois” tiba-tiba muncul sehingga Belencoso seperti pemain asing yang benar-benar asing buat teman-temannya. Asa lain ka babaturan ari ceuk saya mah… khususnya LORD ATEP yang tadi benar-benar egois pisan. Perlakuan tidak adil pada Belencoso menurut saya juga terjadi di luar lapangan, pemain lain seperti tidak berusaha membantu Belencoso keluar dari tekanan Bobotoh. Manajemen juga tidak berusaha melindunginya, malah meragukannya. Saya melihat hanya coach Dejan yg melindungi sekalipun secara umum melindungi tim keseluruhan.

Ieu Rame Lur: KOMEN TER… HARI INI! AZHAR MUHAMAD !

Momen ketika Atep tadi tidak memberikan bola pada Belencoso seperti menunjukkan bahwa ada sikap tidak percaya dari Lord Atep pada Belencoso (ditambah karena emang Atepna maruk sih eta mah). Saya pribadi masih sabar menunggu kiprah dan kontribusi Belencoso. Bukan karena saya fans berat yg membela mati-matian, tapi memang Belencoso belum dapat kesempatan yg bagus untuk membuktikan kualitasnya.

Mungkin terlalu edan jika membandingkan Persib dengan Bayern Munchen, tapi kalau kita melihat peran Lewandowski mirip Belencoso. Penyerang tunggal dalam formasi Bayern/Persib, bedanya saya asana mah jarang melihat Lewandowski mundur minta bola, paling setengah lapang (itu ge jarang). Dia lebih memilih menunggu di depan, goalnya pun lebih banyak satu sentuhan, karena umpan umpan dari teman-temannya enakeun pisan. Beda sama Belencoso, asa kerja keras pisan mau melakukan shoot on goal ge…da jarang dapat umpan yang pas ke kaki atau kepalanya. Mungkin sebagian Bobotoh akan bilang Belencoso kurang usaha minta umpan. Da kumaha mau minta bola enak, 2 bek tengah lawan biasanya ngajagaan Belencoso.

Ini hanya opini saya sebagai Bobotoh, Saya akui Saya mengagumi Belencoso dengan nama besarnya. Itu yang membuat Saya masih percaya dia akan mencetak goal cepat atau lambat. Sehingga Saya berharap ia masih dipertahankan. Tapi Saya hanya bobotoh dengan opininya, yang berwenang hanya manajemen dan pelatih. #opini sebagai bobotoh #come on you boys in blue #bandung is blue and white. (Bobotoh.ID/FD/RCK)

[socialpoll id=”2356650″]


[socialpoll id=”2359466″]

Komentar

Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.