MATSUNAGA UNGKAP KUNAON DUA LAGA TERAKHIRNYA MEMAKAN ‘KORBAN’ !

Permainan keras menjurus kasar melekat di tubuh Persiba Balikpapan. Hal itu ditenggarai adanya ‘korban’ saat Persiba meladeni Arema Cronus dan Pusamania Borneo FC (PBFC). Cristian Gonzales dan Dendy Santoso dari Arema bahkan harus dilarikan ke rumah sakit akibat cedera yang dialami keduanya. Sedangkan saat melawan PBFC di derby Kalimantan, giliran Aang Suparman yang diangkut mobil ambulance akibat luka dikepalanya dan mendapat 11 jahitan.

Salah seorang pemain Persiba, Shohei Matsunaga membeberkan alasan mengapa Beruang Madu bisa bermain seperti itu. Menurutnya, para pemain terbawa emosi di lapangan. “Kemarin kita banyak emosi bermain melawan Arema dan PBFC yang akhirnya banyak korban,” ujar pemain asal Jepang ini.

Ieu Rame Lur : Persib Tidak Akan ‘Tuturut Munding’ !

Matsunaga sendiri menilai pemainan keras menjurus kasar yang dipergakan Persiba sebenarnya bisa merugikan dirinya sendiri. Apalagi saat ini Persib butuh bangkit pasca hasil minor yang didapatkannya. “Saya siap, saya akan terus berjuang, tapi kami tidak boleh main keras, itu bisa merugikan tim,” ujarnya.

menghadapi Maung Bandung di pekan keempat Indonesia Soccer Championship (ISC), Shohei berharap hal itu tidak kembali terjadi. Akan tetapi Ia berharap, Persiba bisa membawa pulang poin penuh di laga tersebut. “Lawan Persib tidak mudah, tapi tim Persiba tidak seperti dulu,” tukasnya. (bobotoh.id/HL)

[socialpoll id=”2360872″]


[socialpoll id=”2360560″]

Komentar

Helmi M. Permana

Orang Bandung, suka foto, suka bola, & suka musik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.