PASANG IKLAN BARIS, KRITIK UNIK BOBOTOH PADA PERSIB!

Hasil imbang yang ke-empat kalinya diraih Persib Bandung dalam gelaran Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 membuat ‘bobotoh’ gerah. Hal tersebut diekspresikan dalam berbagai cara, terutama melalui internet dan sosial media.

Akan tetapi, di era internet ini, ada Bobotoh yang melakukan kritikan terhadap Persib Bandung dengan cara yang unik. Bobotoh yang tidak diketahui namanya itu memasang iklan baris di HU Pikiran Rakyat edisi Senin hari ini, 30/5/2016.

Dalam iklan baris yang berada di dalam kategori “Keperluan Olah Raga” itu pemasang iklan baris menulis, “DICARI: Kemenangan PERSIB. Jawaban atas kebingunan anda mungkin ada di No 23. Cadangkan dia spt No 16.”

IEU RAMÉ LUR: BESOK SBMPTN DIMULAI, JANGAN SAMPAI KABEURANGAN!

No 23 dan No 16 yang dimaksud dalam iklan merujuk pada nomor punggung pemain Persib. Nomor punggung 23 adalah milik gelandang Kim Jeffrey Kurniawan sedangkan nomor 16 adalah milik bek Hermawan.

Seperti diberitakan oleh pikiran-rakyat.com, kritik ini berkaitan laga di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu 28 Mei 2016 itu. Di mana sejumlah bobotoh menilai Dejan menerapkan strategi yang kurang cocok sehingga gagal diterjemahkan dengan baik oleh 11 pemain di lapangan.

Setelah ditelusuri, iklan tersebut dipasang oleh pemilik akun Twitter @stdsiliwangi. Sebelumnya pemilik akun itu, pada 3 Mei 2016 lalu juga sempat memasang iklan melalui medium yang sama dengan isi teks, “Kim tolong oper bola ke Robertino, jangan ke Vlado.”.

Akan tetapi karena terjadi administrasi di PT Balai Iklan, iklan tersebut gagal tayang. Tidak menyerah di titik itu, @stdsiliwangi kembali  memasang iklan sebagai bentuk keseriusannya memberikan kritik membangun bagi Persib melalui cara yang unik. Aya-aya wae nya Bobotoh mah :)) (Bobotoh.ID/RCK. Foto: Pikiran-Rakyat.com)

[socialpoll id=”2363611″]


[socialpoll id=”2363241″]

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.