PSSI UNDANG KELOMPOK 85 MENGOMONGKAN KLB!

Seiring dengan menguatnya tuntutan untuk mengadakan KLB atau Kongres Luar Biasa PSSI, akhirnya Wakil Ketua Umum PSSI, Erwin Budiawan meminta semua pemilik suara yang ingin KLB digelar untuk menghadiri Kongres Tahunan pada 1 Juni 2016 di Balikpapan. PSSI akhirnya memberi tanggapan terkait permintaan Kelompok 85 yang ingin menggelar Kongres Luar Biasa.

“Kongres tahunan PSSI tidak mungkin tidak dilaksanakan kecuali force majeure. Sudah jadi tugas PSSI untuk menggelar kongres tahunan. Kami tidak akan melawan karena itu adalah haknya anggota, kita juga undang AFC dan FIFA dalam kongres itu. Jika nanti ada permintaan KLB, kami akan proses langsung. Sekarang ada verifikasi dulu, tapi kalau di kongres tahunan itu ada permintaan langsung dari voters, bisa langsung diproses di kongres tahunan itu,” jelas Erwin Budiawan saat dihubungi Bola.com, Sabtu (21/5/2016).

IEU RAME LUR: MELIHAT LAGI ADU JAJATÉN PERSIBA VS PERSIB !

Ketika ditanya mengenai adanya ancaman boikot dari Kelompok 85, Erwin hanya bisa menghimbau agar Kelompok 85 tetap datang ke Balikpapan. Dengan demikian mereka bisa  berkomunikasi langsung dengan PSSI mengenai KLB. “Kami ingin berkomunikasi dengan mereka dan menjelaskan tahapan-tahapan KLB. Minggu depan rencananya kami akan undang mereka,” terang Erwin lagi.

Ancaman boikot itu seiring dengan beredarnya kabar bahwa Kelompok 85 tak akan hadir pada Kongres Tahunan PSSI. Bahkan, beberapa klub sudah menyatakan untuk tak menghadiri kongres tersebut. Satu di antaranya adalah Persib Bandung.

“Lihat saja perkembangannya bagaimana karena masih lama waktunya (Kongres PSSI). Kami akan melakukan pertemuan kembali dengan Kelompok 85. Yang pasti untuk sementara  ini Persib tidak akan hadir kalau bukan KLB,” jelas Umuh beberapa waktu yang lalu. (Bobotoh.ID/RCK).

[socialpoll id=”2359458″]


[socialpoll id=”2332964″]

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.