PUSPA: YANDI SOFYAN ITU COOL BANGET! AAHIIW!

Puspa Intan Pertiwi, gadis cantik kelahiran 6 Oktober ini mengaku mulai mengenal sepak bola melalui ayahnya. Ayahnya yang juga pernah bermain sepak bola di klub lokal Cianjur yaitu Perkesit Cianjur dan juga seorang Bobotoh Persib membuatnya juga terbawa untuk mengenal sepak bola dan Persib.

“Awalnya kan ayah dulu sering main bola, suka bawa-bawa Tiwi waktu kecil ke berbagai tempat di daerah Cianjur kalo ada turnamen sepak bola, ayah juga termasuk salah satu pemain Perkesit waktu itu di cianjur sampe pernah bertemu sama para legendaris pemain persib, sampe akhirnya selalu ikut ayah terus dan kebetulan ayah juga suka persib jadi kebawa bawa suka juga, tapi dulu mah emang belum ngerti cuma tau sepak bola Persib aja, dibeliin bajunya lah dsb,” ceritanya kepada Bobotoh.id.

Ieu rame lur: MENPORA: ISC 2016 BISA BERJALAN KARENA PEMERINTAH! WÉÉÉÉÉH!

“Nah waktu kls 4-5 SD gitu udah mulai ngerti sama pemain-pemainnya juga trus aja waktu SMP sering ke stadion sampe sekarang jadi bangga menjadi seorang Bobotoh, tak hanya dari ayah mengenal Persib tapi lingkungan sekitar baik teman tetangga ataupun saudara juga banyak sekali yang menjadi Bobotoh jadi aja banyak duduluran,” tambahnya.

Menilai permainan Persib yang hanya mampu meraih hasil imbang melawan Sriwijaya FC di kandang sendiri. Tiwi, panggilan akrabnya, mengatakan permainan Persib kurang greget dan kurang berkomunikasi. “Kurang greget, sedikit monoton tapi selalu menciptakan peluang, keselnya ada pemain yang lengah atau salah paham antar komunikasi dengan pemain lainnya mungkin,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai pemain favoritnya di Persib, Tiwi mengaku sangat mengidolakan Yandi Sofyan. Sosok Yandi yang dilihatnya sebagai pribadi yang suka bercanda dan sportif di lapangan menjadi alasan utamanya. “Yandi sofyan, gak tau kenapa klao liat kang Yandi main teh suka banget, selain ganteng juga beuki heureuy keliatannya, trus kalo main suka sportif dan keliatannya juga rendah hati, meskipun suka jadi pemain cadangan juga tapi kalo main suka bikin kejutan. Pokoknya karakter seorang Yandi Sofyan mah cool banget,” katanya seraya bercanda.

Tiwi pun mengaku pernah mengalami pengalaman buruk disaat menonton Persib langsung ke Stadion. Dirinya pun menceritakan perihal dirinya yang tidak bisa menonton final Piala Bhayangkara lalu ketika Persib bermain melawan Arema Cronus di Jakarta karena esok harinya ia harus mengikuti ujian nasional.

“Pengalaman yang paling buruk ketika tidak kebagian tiket waktu yang ada insiden rusuh calo itu, sampe akhirnya dapet tiket dengan harga tinggi, tapi tetap aja bisa masuk stadion usaha bersama, terus pernah kena botol air mineral yang dialungkan Bobotoh tidak sampai lapangan jadi kena kepala, pengalaman yang menyenangkannya banyak, bisa ke stadion bareng teman juga pokoknya luar biasa bernyanyi bergoyang bersama, ga pernah nonton keluar soalnya terhalang sama waktu sekolah, kemarin aja pas final ga ikut nonton soalnya besoknya mau UN, jadi kalo ada waktu luang aja nonton ke stadion cuma di Bandug gitu,” ceritanya.

Tak lupa, ia juga memberikan harapannya kepada Persib kedepannya. “Harapan paling utama ya juara, untuk saat ini semoga di setiap pertandingan Persib selalu diberikan kemudahan serta kelancaran dalam bertanding sehingga menghasilkan permainan yang cantik dan akhirnya bisa jadi juara juara dan juara disetiap laganya,” ujarnya mengakhiri. (Bobotoh.id/GD/RF)

[socialpoll id=”2355652″]


[socialpoll id=”2355561″]

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.