SELAIN TAK BOLEH DAMPINGI TIM, CEO PBFC JUGA DIDENGDA 50 JUTA !

Komdis Indonesian Soccer Championship ISC A 2016 terus berusaha untuk menegakkan disiplin di gelaran turnamen berformat kompetisi ini. Setelah menjatuhkan sanksi pada dua klub, yakni Persela dan Arema Cronus akibat supporternya menyalakan flare, kali ini CEO PBFC yang terkena sanksi.

Nabil Husein Said Ahmad yang merupakan CEO PBFC dikenai sanksi Komdis berupa larangan mendampingi tim-nya selama dua pertandingan. Hal ini berkaitan dengan provokasi yang dilakukan Nabil PBFC menghadapi Bali United, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, 1 Mei 2016 yang lalu.

Ieu rame lur: RAYAKAN KEMENANGAN DENGAN FLARE, AREMA DIDENGDA 10 JUTA!

Selain itu, Ratu Tisha Destria, Direktur Kompetisi dan Regulasi PT Gelora Trisula Semesta (GTS), menyatakan bahwa Nabil Husein juga dikenai sanksi denda sebesar Rp. 50 juta.

Menurut Goal.com. kasus Nabil hanya satu dari 10 kasus yang diputuskan sidang Komdis ISC pada tanggal 5 Mei 2016 yang lalu. Kasus lainnya adalah gagalnya pertandingan antara Laga FC Surabaya melawan Persik Kediri di ISC B karena tidak diizinkan kepolisian setempat pada tanggal 30 April yang lalu.

Padahal, skuat Persik sudah tiba di stadion bersama ribuan pendukung mereka. “Komdis sudah memutuskan hasil laga itu menang WO (walk-over) untuk Persik”, ujar Ratu Tisha. (Bobotoh.ID/RCK)

[socialpoll id=”2352373″]


 

[socialpoll id=”2355902″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.