SIPIL TIDAK BOLEH MEMAKÉ ‘TURN BACK CRIME’ !!

Pengunaan t-shirt atau baju bertuliskan ‘Turn Back Crime’ kini dilarang. Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Badrodin Haiti telah mengeluarkan surat larangan terkait hal tersebut. “Ya, memang sudah masuk di kita surat larangan penggunaan atribut khusus polisi atau interpol tersebut digunakan oleh masyarakat umum (sipil),” kata Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih, di Bandarlampung, seperti dilansir Antara, Senin (23/5/2016).

Adapun jenis baju yang dilarang, pakaian berwarna biru dongker beruliskan ‘Turn Back Crime’ disertai tulisan Polisi atau atribut polisi lainnya. “Baju jenis itu dikhususkan hanya kepada petugas interpol dan anggota Polri. Jadi tidak diperkenankan masyarakat umum ikut menggunakan atribut tersebut,” kata dia.

Ieu Rame Lur : Menpora Kecam Keras Kerusuhan Gresik !

Pelarangan terhadap sipil yang mengenakan baju khas polisi ini dikarenakan adanya segelintir orang yang memanfaatkan baju tersebut untuk melakukan tindak kejahatan. “Polresta Bandarlampung maupun jajaran lainnya juga sudah beberapa kali mengungkap kasus kejahatan dengan disertai atribut tersebut, sehingga guna meminimalisasi terjadinya penyalahgunaan, Kapolri mengeluarkan putusan tersebut,” tegas dia.

“Dengan bermodalkan kaos itu, tersangka berkeliling mencari target anak-anak di bawah umur yang berkendaraan sepeda motor, setelah mendapatkan target, pelaku langsung menanyakan kelengkapan surat kendaraan dan jika tidak ada lalu mengambil sepeda motor tersebut,” tambah dia lagi. (bobotoh.id/HL)

[socialpoll id=”2361998″]


[socialpoll id=”2317542″]

Komentar

Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

Helmi M. Permana

Orang Bandung, suka foto, suka bola, & suka musik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.