STNK ‘ULANG TAHUN’? SEKARANG MAH BEGINI CARA BAYAR PAJAKNYA!

Setiap tahun para pemilik kendaraan bermotor memiliki kewajiban pada negara untuk membayar pajak kendaraan bermotor, atau yang lebih dikenal dengan perpanjangan STNK. Biasanya, pembayaran pajak dilakukan secara langsung, di mana pemilik kendaraan mendatangangi kantor SAMSAT setempat.

Namun seiring dengan perkembangan teknologi, maka kantor Samsat atau (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) kini menerima pembayaran pajak secara online. Di mana para pemilik kendaraan bermotor bisa membayar pajak kendaraannya dan melakukan daftar ulang dengan melalui mesin ATM.

Hal tersebut telah diatur dalam Perpres Nomor 5 Tahun 2015 Pasal 16. Dengan demikian para Bobotoh yang memiliki kendaraan bermotor bisa menghemat waktu dan tenaga dalam melakukan pembayaran pajak.

IEU RAME LUR: ALHAMDULILLAH ! RACHMAD HIDAYAT READY LUR !

Samsat yang telah bisa menerima pembayaran pajak secara online diantaranya adalah Samsat Wilayah DKI Jakarta, Samsat Provinsi Banten, Samsat Provinsi Jawa Barat, Samsat Jawa Tengah, dan Samsat Jawa Timur.

Adapun bagi para Bobotoh yang berdomisili di Jawa Barat, e-Samsat Jawa Barat memberikan peraturan atau batasan pemilik kendaraan mana dan bagaimana yang bisa membayar pajak secara online. Berikut seperti dirilis dalam laman resmi Dispenda Jawa Barat adalah tata cara, syarat dan ketentuan pembayaran pajak secara online.

1. Wajib Pajak Dengan Data Kepemilikan Kendaraan yang Sesuai Dengan Data yang ada dalam server samsat Dispenda Jabar.
2. Kendaraan tidak dalam status blokir Ranmor/ blokir data kepemilikan.
3. Wajib Pajak memiliki telpon dan nomor seluler yang aktif.
4. Wajib Pajak Memiliki Nomor Rekening Tabungan dan Kartu ATM di Bank BJB atau Bank BNI atau Bank BCA dengan identitas yang sama dengan data kendaraan dimaksud.
5. Kendaraan yang bisa melakukan daftar ulang adalah yang Wajib Pajak yang NIK/No. KTP-nya telah sesuai (sama) antara yang terdaftar di server samsat dan di Rekening
Bank BJB atau Bank BNI atau Bank BCA.
6. Berlaku untuk pembayaran pajak kendaraan daftar ulang 1 (satu) tahun.
7. Tidak berlaku untuk pembayaran pajak kendaraan yang bersamaan dengan ganti STNK 5 tahun.
8. Masa berlaku pajak yang bisa dibayar kurang dari 6 bulan dari masa jatuh tempo.
9. Wajib pajak adalah perseorangan (bukan badan usaha/yayasan /badan sosial).

Jadi tidak ada alasan bagi Bobotoh untuk lupa atau malas berangkat ke kantor Samsat untuk membayar pajak kendaraan. Bahkan kita tidak lagi perlu menghubungi perantara atau calo untuk melakukan perpanjangan STNK. Bila e-Samsat online masih terasa ‘asing’, para Bobotoh dapat membayar pajak kendaraan di Samsat Outlet terdekat. Tentu syarat dan ketentuan berlaku, serta kita ‘menyiapkan’ waktu untuk mengantri. (Bobotoh.ID/RCK)

[socialpoll id=”2361797″]


[socialpoll id=”2361666″]

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.