SUPORTER WANITA AREMA KETAHUAN MENYUMPUTKEUN FLARE DI DALAM ITUNYAH!

Suporter tim Arema Cronus atau yang lebih dikenal dengan sebutan Aremania kedapatan membawa barang yang dilarang seperti ke dalam stadion dengan cara yang tidak biasa.

Hal itu dikatakan oleh Ketua panitia pelaksana pertandingan klub asal Malang tersebut, Abdul Haris Ihwal yang mengaku menemukan modus baru terkait penyelundupan flare ke dalam stadion yang diketahui pada saat pertandingan tim berjuluk Singo Edan kontra Bhayangkara Surabaya United (BSU) pada pekan ketiga Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (15/5/16) kemarin.

Ieu rame lur: PERSERU SERUI BELESEKKAN PSM MAKASSAR DI MAMORA!

“Saya dapat laporan, flare ditaruh di tempat terlarang suporter wanita. Banyak yang laporan, flare ditaruh di sekitar perut dan dada,” ujar Abdul Haris seperti dikutip dari Bola.net.

Namun pihaknya mengaku tidak bisa berlaku sewenang-wenang dengan kejadian tersebut, karena berhubungan dengan norma-norma sosial juga hukum yang berlaku di Indonesia.

“Kalau petugas jaga satu-satu menggerayangi, kita khawatir kena pelecehan,” sambungnya.

Sebelumnya, insiden penyalaan flare dan bom asap kembali terjadi usai laga antara Arema Cronus dan Bhayangkara Surabaya United. Setelah wasit Thoriq Alkatiri meniup peluit panjang pada laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (15/04) malam, beberapa flare menyala di tribun selatan. Selain itu, di tribun timur juga nampak bom asap berwarna jingga dan biru.

Arema sendiri sempat terkena sanksi dari Komdis ISC sebesar Rp 10 juta akibat insiden flare. Kejadian ini berlangsung kala mereka menjamu Persiba Balikpapan beberapa waktu lalu. (bobotoh.id/FD)

[socialpoll id=”2331366″]


 

[socialpoll id=”2359466″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.