CEUK KANG EMIL YANG ARSITEK, GBLA SANGAT-SANGAT AMAN!

Walikota Bandung, M. Ridwan Kamil yang hari ini, Kamis 2/6/2016 datang mengunjungi Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menyatakan bahwa struktur bangunan GBLA ini sangat-sangat aman. Menurutnya setelah dilakukan uji beban dengan berat yang 3 kali lipat beban manusia normal per meternya ternyata tidak menyebabkan lendut-lendut itu melengkung. “Menurut teori mekanik sipil, lendutan yang diizinkan adalah sampai 7,5 mili, tetapi (uji coba) ini dengan beban 3 kali lipat lendutnya masih kecil,” jelas Ridwan Kamil yang biasa dipanggil warga dengan kang Emil ini.

Ridwan Kamil yang sebelum menjadi walikota memang berprofesi sebagai arsitek ini kemudian menjelaskan bahwa lendutan atau defleksi di Stadion GBLA itu Walau telah diberi beban 5,4 ton angkanya hanya 1,9, masih jauh dari angka toleransi maksimal yang diberikan secara mekanika sipil.

IEU RAME LUR: APA KABAR GBLA? IEU 10 FOTO TERKINI KONDISINA!

Dengan demikian Kang Emil juga menjawab kekhawatiran Bareskrim mengenai keamanan GBLA bila diduduki orang banyak. Emil menyebutkan bahwa berdasar data Puslitbangkim (Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman) dengan dibebani 2-3 kali lipat pun daya tahannya sangat kokoh jauh dari ambang batas yang menghawatirkan. “Sudah dibebani 3 kali lipat melendutnya masih kecil jadi artinya sangat-sangat aman dengan beban yang melebihi dari normal, secara teknis struktur bangunan ini bebannya aman, ” tegasnya lagi.

Dalam mekanika sipil lendutan atau defleksi didefinisikan sebagai perubahan bentuk pada balok dalam arah y akibat adanya pembebanan vertikal yang diberikan pada balok atau batang. Deformasi pada balok secara sangat mudah dapat dijelaskan berdasarkan defleksi balok dari posisinya sebelum mengalami pembebanan. Defleksi diukur dari permukaan netral awal ke posisi netral setelah terjadi deformasi. (Bobotoh.id/AH)

[socialpoll id=”2327476″]


[socialpoll id=”2364370″]

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.