DISERANG HACKER BANK INDONESIA BLOKIR AKSES!

Serangan hacker atau kelompok peretas Anonymous rupanya bukan main-main. Mereka menyerang laman resmi Bank Indonesia dan Bank of Korea (bank sentral Korea Selatan). Menanggapi serangan tersebut, Bank Indonesia (BI) langsung memblokir akses 149 negara yang sebelumnya jarang atau tidak pernah mengkases situs mereka sebelumnya. Termasuk di antaranya adalah beberapa negara kecil di Afrika.

Tetapi serangan DDos (Distributed Denial of Service) ini tidak berhasil. Tidak ada kerugian atau uang yang berhasil dicuri dalam serangan hacker itu. Hal tersebut dimungkinkan karena adanya kerjasama antar bank-bank sentral di seluruh dunia.

IEU RAMÉ LUR: TETAP OKÉH DI USIA 33, IEU RESÉP SERGIO!

Deputi Gubernur Bank Indonesia Ronald Waas mengatakan, beberapa bank sentral terkena serangan serupa dan berbagi alamat IP yang digunakan oleh para pelaku. “Mereka mencoba untuk menyerang reputasi bank. Jadi, kami memblokir alamat IP dari negara-negara yang tidak biasanya mengakses situs kami,” terangnya seperti diberitakan dalam Liputan6.com.

Pada Senin kemarin (20/6/2016) Bank Indonesia diketahui telah mendeteksi 273 virus dan 67.000 email spam di server email dan website mereka hanya dalam waktu setengah hari.

Sebagai informasi, bank sentral di seluruh dunia memang tengah meningkatkan kewaspadaan. Hal ini dilakukan setelah terjadi serangan hacker ke bank sentral Bangladesh. Dalam serangan tersebut, hacker berhasil menggondol uang sebesar US$ 81 juta. (Bobotoh.id/RCK).

[socialpoll id=”2318796″]


[socialpoll id=”2369476″]

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.