LONGSOR PURWOREJO, 15 ORANG MASIH ACAN KAPANGGIH!

Tim SAR dan relawan masih berusaha untuk mencari korban yang selamat maupun tidak, di wilayah yang terkena bencana longsor di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Sejauh ini hingga Selasa sore kemarin, 21/6/2016, Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat bahwa 47 orang korban tewas dan 15 orang masih dinyatakan hilang. Akan tetapi, hingga saat ini proses evakuasi belum menemukan korban baru.

Untuk mengantisipasi bencana lanjutan, Bupati Purworejo, Agus Bastian, telah menetapkan tanggap bencana selama 30 hari hingga 18 Juli mendatang. Bupati juga meminta masyarakat untuk tetap siaga serta meminta Kepala Pelaksana BPBD, Budi Harjono, untuk terus berkoordinasi dengan tim BNPB, tim SAR dan relawan lainnya hingga Jumat nanti.

IEU RAMÉ LUR: SEMUA OKE SUDAH TIDAK ADA MASALAH, CEUK WA HAJI!

Sementara itu menurut Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, langkah selanjutnya adalah melakukan relokasi rumah korban yang hilang akibat bencana. “Pemerintah kita minta untuk mencari lahan agar disiapkan sedini mungkin. Kita nanti akan menyiapkan bantuan anggarannya sehingga nanti pada saat tanggap darurat ini selesai, segera mereka bisa kita relokasi”, jelas Ganjar seperti dikutip dari BBC.com/Indonesia, Rabu 22/6/2016.

Ganjar menyebutkan bahwa wilayah Jawa Tengah adalah wilayah rawan bencana. “Dari 35 kota di Jawa Tengah, hanya kota Salatiga saja yang paling rendah karena kecil sekali kotanya,” tuturnya. Oleh karena itu pihaknya menegaskan akan memasang sistem peringatan dini atau early warning sistem. Selain itu juga memberi penjelasan kepada masyarakat agar mereka peduli, mengerti kepada alam. (Bobotoh.id/RCK).

[socialpoll id=”2369476″]


[socialpoll id=”2369461″]

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.