OPERASI GÉNG MOTOR, TNI PERINTAHKAN TEMBAK DI TEMPAT!

Buntut tewasnya seorang anggota Kopassus, Pratu Galang akibat ditusuk oleh senjata tajam membuat TNI geram. Pratu Galang dicegat sekelompok anak muda, lalu Galang ditusuk yang diduga kuat dilakukan oleh pentolan geng motor.

“Aksi berandalan bermotor sudah memakan banyak korban, tak hanya masyarakat biasa bahkan anggota TNI pun menjadi korban,” ujar Dandim 0618/BS, Letkol Inf. Sugiyono,  seperti diberitakan oleh  PRFMnews.com Rabu kemarin, 22/6/2016.

IEU RAMÉ LUR: ITIKAF NGAJEMPUT LAILATUL QODAR DI ROMADHON!

Letkol Inf. Sugiyono menegaskan bila TNI akan terus melakukan operasi tanpa batasan waktu. Sebelum kota Bandung aman dan bebas dari geng bermotor, pihaknya akan terus melakukan patroli dan operasi. Selain itu pihaknya menegaskan tak akan main-main, bila ada anggota geng motor yang melawan, maka pihaknya akan tembak di tempat.

“Mulai malam ini saya intruksikan anggota untuk dipersenjatai dengan peluru karet, untuk melumpuhkan, kalau mereka melawan, akan kami tembak!”, tegas Sugiyono.

Sebelumnya aparat TNI melakukan operasi pada Sabtu malam lalu (18/6/2016). Pada patroli tersebut TNI mengamankan 25 orang pemuda yang diduga anggota geng motor.Satu orang diantaranya kedapatan membawa senjata api jenis pistol soft gun berisi peluru gotri 4 buah, 1 HP dan Radio HT merek Alinco. Setelah didata oleh anggota TNI, mereka diserahkan ke kantor polisi berikut barang buktinya. (Bobotoh.id/RCK)

 

[socialpoll id=”2369461″]


[socialpoll id=”2369476″]

 

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.