TILU MOMEN MENGHARUKAN DI PERSIB !

Ada pertemuan pasti ada perpisahan. Di dalam sepak bola hal ini tentunya sudah menjadi hal yang biasa. Banyak pemain yang datang, singgah sebentar lalu pergi. Ya, karena begitulah rulesnya.

Tak banyak pemain yang mampu meninggalkan jejak mendalam di hati para suporter fanatik sebuah tim. Hanya pemain-pemain tertentulah yang bisa menciptakan kepergian menjadi suasana haru dengan derai air mata dan kesedihan yang begitu mendalam.

Ditubuh Persib Bandung sendiri ada beberapa momen mengharukan selama kiprahnya di sepak bola profesional tanah air. Tercatat ada tiga momen indah kepergiaan pemain asing yang sukar untuk dilupakan dan tentunya mengharukan.

Tim bobotoh.id mencoba merangkumnya dalam gambar dan cerita singkat tentang momen-momen tersebut.

1. Kepergian Suchao Nutnum.

Suchao_Helmi

Pemain asal Thailand ini memperkuat Persib di Indonesia Super League 2009/2010. Saat itu, Maung Bandung masih ditukangi Jaya Hartono. Kiprahnya bersama Persib tergolong manis, Suchao mampu mencetak gol di laga perdananya bersama Maung Bandung saat menghadapi Pelita Jaya di Stadion Si Jalak Harupat. Perjumpaan bobotoh dengan Suchao terbilang cepat, singkatnya Suchao harus pulang ke negara asalnya pada Jumat (29/1/2010).

Persembahan manis diberikan Suchao kepada bobotoh di laga pamungkasnya melawan Persik Kediri, Selasa (26/1/2010). Gol indahnya langsung dari sepak pojok merobek jala gawang lawan. Persib menang telak 6-1.

Usai laga, dibawah guyuran hujan, Suchao sempat mengelilingi lapangan ditemani Panglima Viking (Alm) Ayi Beutik, dengan membentangkan bendera Thailand, Suchao pamit kepada pendukung setia Maung Bandung. Spanduk yang bertuliskan ucapan perpisahan pun bertebaran di Stadion. Salah satunya yang bertuliskan “Good Bye, Kosin & Suchao”.

2. Kepergian Shintawechai “Kosin” Hatairatanakool.

Helmi_Kosin

Dengan status pemain pinjaman, Kosin resmi memperkuat Persib pada Indonesia Super League (ISL) 2009/2010. Tampil ciamik dibawah mistar gawang Maung Bandung membuatnya banyak dicintai oleh bobotoh.

Sayangnya, Kosin tak bisa berlama-lama dengan Persib. Terbentur durasi kontrak, Kosin harus kembali ke negara asalnya, 21 Februari 2010. Laga melawan Persisam Samarinda menjadi pertandingan terakhir penjaga gawang asal Thailand ini. Satu hari jelang keberangkatannya ke negeri Gajah Putih, Kosin memilih untuk mengawal jala gawang Persib untuk yang terakhir kalinya. Kosin mempersembahkan kado manis di pertandingan tersebut dengan membenamkan Persisam 2-0.

Suasana haru terjadi beberapa menit sebelum pertandingan usai. Kosin ditarik keluar lapangan dan digantikan kiper barunya, Markus Harison. Standing Aplause pun dilakukan bobotoh. Seluruh pemain yang berada di lapangan termasuk Markus bertepuk tangan sebagai penghormatan terakhirnya kepada kiper timnas Thailand.

3. Kepergian Makan Konate

KONATE CEURIK

Momen yang satu ini tentunya masih hangat dari ingatan bobotoh. Gelandang enerjik Persib asal Mali ini hengkang ke negeri Jiran pasca tidak adanya kejelasan tentang sepak bola Indonesia. Memberikan warna yang berbeda bagi Persib, Konate sukses mempersembahkan 2 piala bergengsi yaitu ISL 2014 dan Piala Presiden 2015.

Meskipun dipertandingan terakhirnya tidak semanis Kosin dan Suchao, namun Konate sudah terlanjur melekat di hati bobotoh. Usai dikalahkan PS. TNI di laga terakhir Piala Jenderal Sudirman beberapa waktu lalu. Konate sempat mengitari lapangan, mengucapkan rasa terimakasihnya kepada bobotoh yang setia mendukung Persib dimanapun mereka bertanding.

Konate bahkan sempat diwawancara beberapa media termasuk bobotoh.id. Dalam video, Konate tak mampu menahan air matanya. Ia menangis di laga terakhirnya bersama Maung Bandung. Rasa haru itu terus berlanjut hingga ke ruang ganti. Konate pamit kepada seluruh pemain Persib. Peluk, cium dan tangisan mewarnai suasana ruang ganti Persib.

Konate pun berjanji, suatu saat nanti dirinya akan kembali membela panji Maung Bandung. (bobotoh.id/HL/Berbagai sumber)

[socialpoll id=”2318697″]


[socialpoll id=”2366718″]

Komentar

Helmi M. Permana

Orang Bandung, suka foto, suka bola, & suka musik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.