6 TIPS MUDIK JANG NU NUMPAK MOBIL!

Mudik, mudik, dan mudik. Kata itu mungkin menjadi kata yang menjadi ‘trending topic’ di di setiap penghujung bulan puasa. Mudik menjadi pembicaraan kita semua, bahkan bagi mereka yang tidak punya kampung halama.

Tradisi mudik hari aya Idul Fitri di Indonesia berlagsung sudah sejak lama. Komunitas masyarakat urban di kota-kota yang merindukan kampung halamannya setelah setahun penuh berjuang mencari nafkah.

IEU RAMÉ LUR: DJANUR : NUHUN BOBOTOH, WILUJENG IDUL FITRI !

Terkadang situasi di jalan tak pernah bisa diprediksi. Bisa jadi perjalanan yang biasanya hanya 6 jam, bisa membengkak jadi 24 jam karena semua orang juga melakukan mudik. oleh karena itu penting untuk secara cermat memperhatikan banyak aspek dari mobil Anda agar sesuatu yang tidak diinginkan tidak terjadi ketika momen mudik.

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mudik menggunakan mobil seperti diberitakan oleh Merdeka.com.

1. Jangan lupakan peralatan darurat
Peralatan darurat adalah hal yang paling wajib di bawa ketika mudik. Anda tentu tak ingin mobil Anda mogok di tengah jalanan yang sepi tanpa ada yang bisa Anda lakukan. Selain sebagai tindakan saat keadaan darurat terjadi, peralatan darurat tentu berguna untuk menjaga kondisi kendaraan tetap prima.

Berbagai barang-barang yang harus dibawa saat mudik adalah buku manual mobil, tool kit, pisau lipat, perangkat pengganti ban, dongkrak, ban cadangan, kunci roda, segitiga pengaman, kotak P3K, jas hujan, senter, serta sarung tangan pengaman.

2. Inspeksi mobil sebelum berangkat
Pergantian oli dan inspeksi terhadap mobil sebaiknya memang dilakukan sebelum Anda berangkat mudik. Yang harus Anda lakukan adalah periksa minyak rem, minyak transmisi atau oli persneling, serta oli power steering. Periksa jumlahnya, tambah atau ganti jika perlu. Bawa ke service center untuk lebih meyakinkan Anda untuk lebih aman membawa mobil pergi mudik.

3. Periksa ban
Dalam mengendarai mobil, ban adalah satu-satunya penghubung jalanan dengan mobil. Sehingga apapun yang kita lakukan, menambah kecepatan atau mengurangi kecepatan, sangat bergantung pada kondisi ban. Oleh karena itu sangat penting untuk menjaga tekanan udara pada ban tetap tepat, tidak bocor atau ada jejak paku, serta belum menemui jadwal untuk ganti ban karena sudah tipis.

4. Periksa rem
Rem adalah hal yang krusial bagi perjalanan Anda dengan menggunakan mobil. Cara mendeteksi kondisi rem adalah dengan merasakan apa yang terjadi ketika mobil direm. Jika ada terasa seperti terhambat, kondisi rem harus diperiksa ke service center. Hal ini terkadang jadi sumber terjadinya rem blong jika tak segera ditangani. Selain itu jika getaran atau bunyi terjadi ketika mengerem, juga merupakan pertanda Anda harus memeriksa disc brake Anda. Selain itu bau hangus juga menandakan kebocoran kaliper.

Pastikan semua itu tak terjadi sebelum Anda berangkat mudik menggunakan mobil.

5. Jangan diisi penumpang atau barang secara berlebihan
Jika Anda membawa banyak koper atau oleh-oleh untuk dibawa mudik, pastikan jangan membuat mobil Anda terlalu penuh. Taruh di tempat yang aman dan jangan sampai
meletakkannya di rooftop. Meletakkan barang di rooftop dapat menyebabkan kendaraan sulit menangani kondisi darurat.

6. Selalu punya Plan B

Meski Anda sudah melakukan setiap tindakan preventif terhadap mobil Anda sebelum berangkat mudik, belum tentu hal tersebut jadi jaminan bahwa tak akan ada problem di jalanan nantinya. Jadi sediakan Plan B berupa nomor jasa derek, serta nomor telepon rental mobil yang ada di sepanjang jalur mudik Anda. (Bobotoh.id/RCK).

[socialpoll id=”2354302″]


[socialpoll id=”2372115″]

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.