IEU BÉDANA ANTARA MENCINTAI DAN JATUH CINTA!

Siapa sih yang tidak pernah jatuh cinta? Setiap orang pasti pernah merasakan jatuh cinta. Dan ketika merasakan jatuh cinta, pasti ada yang berbeda dengan apa yang dirasakan. Ya, perasaannya sangat senang dan bahkan lebih senang dari senang yang sebelumnya pernah dirasakan.

Tapi, tahukah Bobotoh bahwa antara jatuh cinta yang benar-benar cinta dengan hanya sekedar jatuh cinta itu berbeda?

Banyak orang yang bingung membedakan antara kedua hal tersebut. Mungkin kalau hanya dengan penjelasan bisa membedakan. Tapi sulitnya itu membedakan apa yang sekarang dirasakan.

Berikut redaksi Bobotoh. id sajikan perbedaan antara jatuh cinta beneran dengan sekedar jatuh cinta, seperti yang dimuat di Viva.co.id, 24/7/2016.

IEU RAMÉ LUR:  SPFC VS PERSIB, DUEL PELATIH NU KUNGSI NIMBA ELMU DI JERMAN & ITALI!

1. Jatuh cinta berarti ingin memiliki. Benar-benar mencintai membuat Bobotoh merasa tercukupi
Saat merasa hanya sekedar jatuh cinta kepada seseorang, Bobotoh pasti akan merasa kalau dialah yang terbaik dan Bobotoh ingin memiliki dirinya. Bobotoh melihat dia yang terbaik dari penampilan, cara berpikir, kesempurnaan wajah, hingga cara bertutur kata.

Tapi tidak jika benar-benar mencintai, Bobotoh tidak hanya sekedar ingin memiliki. Bobotoh merasa kehadirannya begitu penting. Hidup menjadi lebih berwarna ketika dia ada di samping kita.

2. Saat Bobotoh jatuh cinta, emosi cenderung meledak-ledak. Sedang mencintai sesungguhnya, akan dapat mengontrol emosi
Jatuh cinta yang hanya sekedar jatuh cinta akan membuat emosi anda cenderung sering meledak-ledak atau fluktuatif. Rencana kencan mungkin akan membuat Bobotoh senyum-senyum bahagia. Namun ketika dia datangnya terlambat, Bobotoh langsung memperlihatkan emosi anda yang uring-uringan, akhirnya terjadilah pertengkaran.

Saat benar-benar mencintainya, Bobotoh tidak akan lebih melewati drama-drama yang menyedihkan. Kita dan dia bisa menjalani hubungan dengan dewasa tanpa mengedepankan ego masing-masing.

3. Jatuh cinta membuat Bobotoh sering meminta. Mencintai membuat Bobotoh lebih banyak memberi tanpa berharap balasan
Jatuh cinta membuat Bobotoh menjadi sosok yang egois.Bobotoh akan selalu mengharap yang sepadan dan bahkan lebih dari apa yang diberikan kepadanya. Jika jatuh cinta membuat kita memaksa dia untuk jadi budak yang wajib membahagiakan, bukankah itu merupakan kesialan baginya?

Ketika benar-benar jatuh cinta kepadanya, Bobotoh akan lebih banyak memberi. Bobotoh akan merasa bahwa dia berhak mendapatkan diri anda seutuhnya. Rasa sayang, cinta, perhatian, dan semuanya anda berikan kepadanya tanpa ada rasa ragu. Anda pun rela melakukan apa yang bisa membuatnya bahagia.

4. Bersamanya akan membuat ‘mabuk’. Sekalipun tanpa dia, kita akan baik-baik saja
Ketika jatuh cinta, Bobotoh akan selalu ingin menghabiskan waktu bersama pasangan. Berangkat ke kampus, jalan-jalan, makan, dan aktivitas lainnya tidak ingin anda lewatkan tanpa kehadirannya. Setiap hari kita merasa ingin lebih dekat dan lebih dekat dengan pasangan.

Bobotoh perlu tahu bahwa porsi cinta itu tidak akan selalu sama. Ada kalanya menyenangkan dan ada kalanya juga menyedihkan yang membuat kita dan dia terpaksa sedikit berjarak. Ketika benar-benar mencintai, kita tidak terlalu memikirkan hal itu, yang ada selalu ingin menjalani hubungan yang lebih santai dan minim rasa tidak aman.

5. Cinta tak pernah dibuat-buat. Bobotoh mungkin tidak pernah dengan sengaja mengingatnya setiap saat
Banyak yang menganggap kalau jatuh cinta itu lebih mudah daripada mencintai. Dia akan lebih mudah membuat kita memikirkan cintanya, serta tidak sedetikpun dilewatkan tanpa mengingat kenangan bersamanya. Tapi ingat, sekedar mengingat bukan berarti benar-benar peduli.

Saat benar-benar mencintainya, kita justru tidak butuh setiap saat selalu memikirkannya. Tanpa ada perintah atau rangsangan, alam bawah sadar   akan menempatkan dia dalam ingatan.

6. Berbeda dengan cinta yang sebenarnya, jatuh cinta ini perkara sepele dan sederhana
Terkadang, cinta sekedar layaknya kreasi pikiran dan perasaan manusia. Ketika diinginkan dan diizinkan kita langsung bisa jatuh cinta kepada teman yang baru saja kita kenal. Cinta yang dirasakan itu tidak stabil dan mungkin hanya sekedar mengagumi saja. Sekilas kuat dan sekilas pula langsung hilang.

Cinta yang benar-benar cinta adalah mereka yang sudah melewati berbagai ujian. Bobotoh dan pasangan mungkin sudah pernah melewati hubungan selama beberapa tahun. Sudah pernah melewati berbagai macam momen seperti sedih, senang, bahagia, susah, kecewa, dan lain sebagainya. Namun dengan cinta yang kuat ini akan membuat terus bertahan, bukan malah menyerah.

7. Ketika mencintai pasangan, berarti Bobotoh sukses mencintai diri sendiri
Cinta yang hanya sekedar cinta pasti akan hilang dalam beberapa saat. Ya, akan mudah hilang dan mudah berganti atau berpindah ke orang lain. Cinta itu tidak akan bertahan lama dalam hati dan hanya akan bertahan sekejap.

Berbeda dengan cinta yang sesungguhnya. Cinta itu akan menetap dalam hati dan tidak akan hilang dan tidak mudah berganti atau berpindah. Meskipun dia yang dicintai sering menyakiti, cinta yang sesungguhnya akan selalu mempertahankan namun dengan niat juga ingin membawa hubungan ke yang lebih baik. (Bobotoh.id/RCK)

[socialpoll id=”2376434″]


[socialpoll id=”2376138″]

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.