PELATIH PSM TUDING AYA PENGATURAN SKOR DI ISC !

Kekalahan telak PSM Makassar dari Madura United dengan skor 1-4 menimbulkan dugaan adanya mafia pengaturan skor dalam pertandingan lanjutan Indonesia Soccer Championship () 2016 yang digelar di Stadion Bangkalan, Madura, Rabu (20/7/16) malam tadi. Dugaan tersebut dikatakan oleh pelatih PSM, Robert Rene Albert yang mengaku kecewa dengan beberapa keputusan wasit yang menurutnya tidak fair.

“Hasil akhir pertandingan ini sudah diatur seseorang. Perjuangan para pemain terasa sia-sia karena semua sudah diatur,” kata pelatih asal Belanda ini dengan nada emosi seperti dikutip dari Bola.com.

Menurut Rene, ada beberapa keputusan wasit yang ganjil dalam laga tersebut diantaranya ialah gol pertama Madura United yang dilesakkan Pablo Rodriguez melalui titik penalti dimenit 60. Penalti tersebut menjadi kontroversi, pasalnya dalam tayangan ulang Ardan Aras menahan bola dengan dada, namun Wasit Dodi Setia Purnama menganggap hal terebut adalah handsball.

Ieu Rame Lur : Sulitnya Melakukan Peliputan Ka GBLA !

“Wasit tidak berlaku adil. Pemain PSM tidak bisa enjoy menjalani pertandingan. Tidak ada pertandingan hari ini, karena sudah diatur oleh seseorang. Saya tidak tahu siapa mereka, tapi intinya ada mafia di !,”lanjutnya.

“Kasihan mereka, sudah berjuang sekuat tenaga tapi dimentahkan oleh wasit. Kompetisi TSC sudah diatur. Hal ini tidak bisa didiamkan,” ujar mantan pelatih Arema tersebut. (.id/FD)

[socialpoll id=”2373698″]


[socialpoll id=”2370416″]

Komentar

Helmi M. Permana

Orang Bandung, suka foto, suka bola, & suka musik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.